Webhostdiy.com – Para gamer di seluruh dunia pasti masih tercengang menyaksikan fenomena langka yang terjadi pada pre-order konsol edisi spesial Xbox Series X 25 Tahun. Bayangkan, dalam hitungan detik saja, seluruh stok konsol perayaan seperempat abad Xbox ini langsung ludes tak bersisa! Lebih mencengangkan lagi, sebagian besar unit konsol terbatas ini justru dikuasai oleh para calo yang dengan sigap memanfaatkan momen langka ini untuk meraup keuntungan berlipat ganda.
Spesial dan Eksklusif: Mengapa Konsol Ini Begitu Diburu?
Xbox Series X 25 Tahun hadir sebagai konsol edisi terbatas yang dengan bangga dirilis oleh Microsoft untuk memperingati perjalanan panjang 25 tahun eksistensi Xbox di industri gaming. Konsol ini tampil memukau dengan balutan bodi transparan berwarna hijau khas yang menjadi ciri ikonik Xbox, serta setiap unitnya memiliki nomor seri terukir secara eksklusif. Keistimewaan ini tentu membuat kolektor dan penggemar berat Xbox berburu mati-matian untuk mendapatkannya.
Secara resmi, Microsoft membanderol konsol spesial ini dengan harga 899,99 dolar AS, yang jika dikonversikan ke rupiah mencapai sekitar Rp 16,2 juta. Harga tersebut terbilang cukup premium, namun paket bundel yang disertakan membuatnya semakin menarik. Dalam satu paket pembelian, konsumen akan mendapatkan kontroler edisi khusus Xbox Wireless Controller X25 yang didesain serasi dengan konsol, serta satu game gratis Halo: Campaign Evolved yang menjadi salah satu franchise legendaris Xbox. Kombinasi menarik ini tentu menjadi nilai tambah yang sulit ditolak oleh para penggemar.
Sesi pre-order resmi dibuka pada Kamis (27/8/2026) pukul 07.00 waktu setempat, baik melalui situs resmi Xbox maupun sejumlah retailer resmi yang tersebar di berbagai negara. Sehari sebelumnya, Microsoft sudah memberikan akses istimewa kepada pelanggan setia Xbox melalui undangan via e-mail, sehingga mereka bisa melakukan pre-order lebih awal. Namun, langkah antisipasi ini tetap tidak cukup untuk menghindari kepanikan yang terjadi saat sesi pre-order dibuka untuk umum.
Detik-Detik Mencekam: Stok Ludes, Pembeli Gigit Jari
Fakta mengejutkan terungkap ketika stok konsol ini disebut ludes dalam waktu yang sangat singkat, bahkan banyak calon pembeli yang rela bangun pagi dan bersiap di depan layar komputer tidak sempat menyelesaikan proses checkout sebelum stok benar-benar habis. Para calon pembeli hanya bisa terdiam menyaksikan layar monitor mereka yang menampilkan tulisan “stok habis” dalam sekejap mata. Sungguh pengalaman yang sangat mengecewakan bagi mereka yang sudah menanti-nantikan momen ini.
Microsoft sebenarnya sudah berusaha menerapkan kebijakan pembatasan pembelian maksimal satu unit per akun pelanggan untuk mencegah aksi borong yang tidak bertanggung jawab. Namun, pembatasan ini ternyata tidak cukup ampuh menghalangi aksi calo yang menggunakan bot canggih untuk memborong stok begitu pre-order dibuka. Teknologi bot inilah yang menjadi senjata ampuh para calo untuk mengalahkan sistem dan membeli puluhan unit dalam hitungan detik. Akibatnya, konsol langka ini lebih banyak jatuh ke tangan spekulan daripada gamer sejati.
Tak lama setelah sesi pre-order berakhir, puluhan postingan penjualan konsol Xbox Series X 25 Tahun bermunculan secara masif di eBay dan platform jual-beli lainnya di berbagai negara. Fenomena ini semakin memanas ketika harga jual rata-rata konsol di pasar sekunder tercatat berada di kisaran 2.500 dolar AS atau sekitar Rp 45 juta per unit. Angka ini melonjak sekitar 2,7 kali lipat dari harga resmi yang ditetapkan Microsoft. Bayangkan, hanya dalam hitungan jam, keuntungan fantastis bisa diraih oleh para calo dengan menjual kembali konsol yang baru saja mereka borong.
Harga Selangit dan Nasib yang Sama Seperti PlayStation
Bahkan, harga tertinggi yang sempat tercatat di platform jual-beli online menyentuh angka 5.000 dolar AS, yang jika dirupiahkan setara dengan Rp 90 juta per unit. Nilai ini lebih dari lima kali lipat harga resmi konsol tersebut. Sungguh spekulasi harga yang sangat luar biasa dan sulit diterima akal sehat. Para calo seolah tidak memiliki batasan dalam menentukan harga jual, memanfaatkan kelangkaan dan tingginya minat kolektor untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.
Selain konsol, kontroler edisi khususnya pun ikut menjadi komoditas panas yang dijual ulang dengan harga di atas 150 dolar AS atau sekitar Rp 2,7 juta. Padahal, harga asli kontroler tersebut hanya 79,99 dolar AS atau sekitar Rp 1,44 juta. Kenaikan harga yang hampir dua kali lipat ini menjadi bukti bahwa seluruh elemen dalam bundel edisi spesial ini memiliki nilai jual tinggi di mata kolektor dan penggemar Xbox. Tidak heran jika para calo juga memburu kontroler ini untuk dijual kembali secara terpisah.
Data menunjukkan bahwa sejumlah transaksi yang benar-benar terjadi di eBay tercatat di kisaran 1.900 hingga 2.300 dolar AS per unit, yang setara dengan Rp 34,2 juta sampai Rp 41,4 juta. Meskipun tidak mencapai harga tertinggi yang dipasang oleh beberapa penjual, angka ini tetap menunjukkan lonjakan harga yang signifikan dari harga resmi. Para pembeli yang benar-benar menginginkan konsol ini rela merogoh kocek dalam-dalam demi kepuasan memiliki barang langka ini.
Namun, ada juga listing dengan harga yang sangat ekstrem dan nyaris tidak masuk akal. Seorang penjual asal Australia dengan berani memasang harga 27.426 dolar AS, atau setara dengan Rp 493,6 juta, untuk satu unit konsol ini. Harga selangit ini tentu menjadi perbincangan hangat di kalangan gamer dan pengamat industri, mengingat nilai yang ditawarkan tidak sebanding dengan harga yang dipatok. Apakah ada yang berani membeli di harga segitu? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Total produksi Xbox Series X 25 Tahun sendiri memang dibatasi sangat ketat, hanya 25.000 unit secara global. Jumlah yang sangat terbatas inilah yang menjadi salah satu alasan utama mengapa konsol ini begitu diburu oleh para kolektor dan calo. Kelangkaan buatan ini justru menjadi pemicu utama meledaknya harga di pasar sekunder, menciptakan fenomena perburuan konsol yang sangat mirip dengan kejadian serupa di industri gaming.
Fenomena spekulatif ini rupanya bukan pertama kali terjadi di dunia gaming. Nasib serupa pernah dialami oleh konsol edisi ulang tahun ke-30 PlayStation, yang juga diborong habis oleh calo tak lama setelah dirilis. Bahkan, pada peluncuran Xbox Series X dan PS5 beberapa tahun lalu, krisis kelangkaan chip sempat membuat kedua konsol generasi terbaru itu sangat sulit didapatkan, sehingga menjadi sasaran empuk para calo untuk memborong stok dan menjualnya kembali dengan harga selangit. Siklus ini seolah menjadi pola berulang yang sulit dihindari dalam industri konsol game.
Kabar baiknya, konsol Xbox Series X 25 Tahun dijadwalkan mulai dikirim ke pembeli yang beruntung pada 13 November 2026 mendatang. Sementara itu, kontroler edisi khususnya akan tiba lebih dulu pada 20 Oktober 2026. Para pembeli yang berhasil mendapatkan unit resmi pasti sudah tidak sabar menantikan kedatangan konsol incaran mereka. Namun, bagi yang gagal di pre-order, harapan masih tersisa untuk membeli di pasar sekunder dengan harga yang tentu jauh lebih mahal.
Sebagai perbandingan, konsol Xbox Series X reguler yang saat ini dijual di pasaran dibanderol 799,99 dolar AS atau sekitar Rp 14,4 juta. Artinya, konsol edisi khusus ini dijual 100 dolar AS lebih mahal dari versi regulernya, sebagaimana dihimpun dari laporan Gizmodo dan Windows Central. Perbedaan harga yang tidak terlalu besar ini tentu sebanding dengan nilai eksklusivitas yang ditawarkan oleh edisi perayaan 25 tahun Xbox. Namun, dengan aksi calo yang memborong stok, selisih harga di pasaran menjadi sangat jauh dan tidak masuk akal. Para gamer hanya bisa berharap Microsoft akan mengambil langkah lebih tegas untuk mengantisipasi aksi calo di masa mendatang.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.
