Webhostdiy.com – Dunia gaming genggam kembali dihebohkan dengan kehadiran pemain anyar dari raksasa teknologi asal Tiongkok, Lenovo. Pasalnya, perusahaan tersebut secara resmi mengenalkan konsol gaming genggam (gaming handheld) berbasis Android pertamanya yang diberi nama Legion C700 Cloud Gaming Handheld pada Rabu (26/8/2026) lalu. Tentu saja, kabar ini langsung menyita perhatian para penggemar game di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Yang membuat gebrakan ini terasa istimewa adalah segmen pasar yang dibidik oleh Lenovo. Mereka dengan berani menyasar pasar konsol genggam berbasis Android yang belakangan ini terus berkembang pesat dan dipenuhi dengan berbagai pilihan menarik. Namun, Legion C700 hadir dengan membawa sesuatu yang benar-benar baru dan berbeda dari yang sudah ada di pasaran.
Fitur unggulan yang menjadi nilai jual utama perangkat ini adalah kemampuannya yang luar biasa dalam melakukan streaming game dari PC tanpa harus terhubung dengan koneksi internet alias offline. Bahkan, Lenovo menjanjikan latensi yang sangat rendah, hanya mencapai 10 milidetik (ms)! Bayangkan, pengalaman bermain game berat dari PC bisa dinikmati di genggaman tangan tanpa perlu khawatir soal koneksi data atau Wi-Fi.
Teknologi canggih tersebut memanfaatkan protokol eksklusif buatan Lenovo yang dinamai Legion Stream. Protokol ini menjadi kunci utama yang memungkinkan pengalaman streaming mulus tanpa hambatan berarti.
Untuk merealisasikan fitur streaming offline ini, Lenovo tidak tanggung-tanggung. Mereka menyertakan sebuah dongle khusus di dalam paket penjualan perangkat. Dongle inilah yang menjadi jembatan penghubung antara konsol genggam Legion C700 dengan PC milik pengguna. Artinya, meski disebut sebagai konsol cloud gaming, pemilik tetap membutuhkan PC sebagai sumber utama untuk menjalankan game-game andalan mereka.
Dengan adanya solusi streaming offline ini, pengguna tidak lagi dipusingkan dengan kuota internet atau sinyal yang buruk ketika ingin memainkan game dari PC. Mereka bisa menikmati koleksi game PC favorit dengan cara streaming tanpa perlu repot-repot mengunduh atau memasang gamenya secara langsung di perangkat Legion C700.
Meskipun unggul dalam streaming offline, Lenovo tidak melupakan kebutuhan para gamer modern yang kerap mobile. Konsol ini tetap mendukung layanan cloud gaming untuk bermain game secara online ketika pengguna sedang bepergian atau berada di tempat dengan akses internet yang stabil. Jadi, fleksibilitas tetap menjadi prioritas utama.
Spesifikasi Gahar Legion C700 yang Siap Memanjakan Mata dan Tangan
Beralih ke sektor spesifikasi, Legion C700 Cloud Gaming Handheld ternyata dibekali dengan komponen-komponen yang cukup mumpuni. Untuk urusan visual, Lenovo menyematkan layar LCD berukuran lega 7,82 inci. Layar ini mendukung resolusi Full HD sehingga gambar yang ditampilkan tampak jernih dan tajam. Lebih menggoda lagi, refresh rate layarnya mencapai 120 Hz, menjamin tampilan dan animasi game bergerak lebih mulus dan responsif dibandingkan layar standar.
Pada bagian dapur pacu atau prosesor, Lenovo memilih chipset kelas menengah dari MediaTek, yaitu Dimensity 7400. Chip ini bukanlah sembarangan karena didukung oleh sistem pendingin aktif yang menjaga performa tetap stabil meski digunakan bermain game dalam waktu lama. Dengan sistem pendingin ini, pengguna tidak perlu khawatir perangkat cepat panas yang bisa mengganggu kenyamanan bermain.
Chipset tersebut dipadukan dengan beberapa pilihan konfigurasi RAM yang besar, hingga mencapai 12 GB. Kapasitas penyimpanan internalnya pun tidak main-main, tersedia opsi hingga 256 GB yang cukup untuk menyimpan banyak game Android. Jika dirasa masih kurang, pengguna juga dapat memperluas kapasitas penyimpanan dengan menggunakan kartu microSD.
Soal daya tahan, Legion C700 dibekali baterai berkapasitas jumbo, yaitu 8.000 mAh. Lenovo dengan percaya diri mengklaim bahwa daya tahan baterainya dapat mencapai 9 jam ketika dipakai untuk bermain game via streaming PC offline. Angka ini tentu sangat mengesankan bagi sebuah konsol genggam dengan layar besar dan fitur canggih.
Dari sisi kontrol permainan, Lenovo menghadirkan berbagai tombol fisik yang lengkap. Terdapat tombol menu, tombol aksi, trigger, serta joystick yang ditempatkan secara ergonomis di bagian depan mengapit layar dan juga di bagian atas bodi perangkat. Tata letak ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal saat digenggam dalam sesi bermain yang panjang.
Bobot perangkat yang mencapai 556 gram terbilang cukup ideal untuk konsol sekelasnya, memberikan rasa solid namun tidak memberatkan tangan. Berbagai fitur pendukung lain turut melengkapi kemewahan perangkat ini. Mulai dari sistem operasi Android 16 yang canggih, jack audio 3,5 mm bagi pengguna headset kabel, port USB 2.0 untuk konektivitas, Bluetooth 5.3 yang super cepat, hingga Wi-Fi 6E untuk koneksi internet berkecepatan tinggi.
Tidak ketinggalan, Lenovo juga menyematkan beragam fitur sensor seperti gyroscope hingga accelerometer yang meningkatkan interaktivitas dalam bermain game. Speaker stereo dan mikrofon juga tersedia untuk mendengar suara serta berbicara dengan rekan atau teman saat bermain game secara daring.
Harga dan Ketersediaan yang Dinantikan
Di pasar asalnya, Tiongkok, Legion C700 Cloud Gaming Handheld tersedia dalam varian warna cantik bernama Ice Dawn White. Perangkat ini dibanderol dengan harga 2.199 yuan atau sekitar Rp 5,8 juta untuk varian 8/256 GB. Harga tersebut tergolong kompetitif mengingat fitur-fitur premium yang ditawarkan.
Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Lenovo belum mengumumkan informasi resmi mengenai ketersediaan Legion C700 di pasar global, termasuk Indonesia. Kabar ini tentu menjadi penantian panjang bagi para gamer Tanah Air yang sudah tidak sabar untuk mencoba sendiri kehebatan konsol Android ini.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.
