Webhostdiy.com – Raksasa teknologi Microsoft secara resmi mendobrak pasar gawai dunia setelah meluncurkan varian teranyar Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci. Menariknya, kedua laptop flagship canggih ini sekarang ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon X2 Plus demi menghadirkan efisiensi daya luar biasa serta lonjakan performa yang memukau.
Sebagai panggung pamer teknologi masa depan, Microsoft mengumumkan kehadiran duo perangkat gahar ini secara langsung di ajang bergengsi Snapdragon Summit di Hawaii. Publik kini menyapa jajaran laptop baru tersebut melalui nama resmi Surface Pro 12-inch (2nd Edition) dan Surface Laptop 13-inch (2nd Edition) yang membawa ekspektasi tinggi dari para pecinta teknologi.
Selain menyuntikkan chip super kencang, Microsoft nyatanya berhasil membuat tampilan layar kedua gawai ini jauh lebih terang. Di samping itu, perusahaan juga mengoptimalkan daya tahan baterai internal agar sanggup menyokong aktivitas harian para profesional yang bermobilitas tinggi.
Tepat pada bagian dapur pacu, duo Surface ini mengandalkan prosesor Snapdragon X2 Plus 6-core yang berpadu harmonis dengan GPU Adreno. Bahkan, kehebatan mesin pemroses ini semakin meledak berkat sokongan NPU Hexagon berkecepatan 80 TOPS untuk mengeksekusi hingga 80 triliun operasi AI rumit per detik secara lokal.
Tak kalah mengejutkan, Microsoft secara tegas menghapus opsi RAM 8 GB yang pernah ada pada generasi pertama demi standar laptop AI Copilot+ modern. Alhasil, konsumen kini hanya bisa memilih varian RAM 16 GB dan 24 GB LPDDR5x yang dipadukan dengan media penyimpanan UFS 256 GB atau 512 GB.
Melalui pengujian internal, Microsoft mengeklaim bahwasanya chip anyar ini sanggup mendongkrak kemampuan pemrosesan grafis hingga lebih dari 60 persen dibanding pendahulunya. Lebih lanjut lagi, pemrosesan AI lokal bekerja 95 persen lebih cepat, kinerja aplikasi Office melesat 17 persen, serta efisiensi daya baterai membaik 18 persen.
Mengenai ketahanan daya, Surface Pro 12 inci mampu memutar video hingga 15,5 jam atau menjelajah web selama 13 jam. Sementara itu, Surface Laptop 13 inci sanggup melibas pemutaran video hingga 22,5 jam serta penggunaan pemakaian web hingga 18 jam nonstop.
Meskipun menyajikan angka daya tahan yang sangat fantastis di atas kertas, Microsoft memberikan catatan transparan bahwa hasil penggunaan nyata tentu dapat bervariasi. Hal ini sangat tergantung pada skenario pemakaian harian serta konfigurasi perangkat dari masing-masing pengguna.
Bicara soal visual, pencahayaan layar kedua gawai ini sekarang sanggup menembus angka 500 nit, alias naik 25 persen dibanding model lama. Oleh sebab itu, pengguna dipastikan merasa jauh lebih nyaman saat membaca tulisan atau bekerja di bawah sinar matahari luar ruangan.
Jika menilik spesifikasinya, Surface Pro 12 inci mengusung panel PixelSense LCD beresolusi 2.196 x 1.464 piksel (220 PPI) dengan refresh rate hingga 90 Hz. Di sisi lain, Surface Laptop 13 inci mengandalkan layar PixelSense 1.920 x 1.280 piksel (178 PPI) berkecepatan refresh 60 Hz.
Beralih ke sektor bodi, Microsoft memilih mempertahankan desain ikonis dengan bobot Surface Pro 0,69 kg dan Surface Laptop 1,23 kg. Namun demikian, varian warna baru Black kini hadir mendampingi Platinum dan Violet, sedangkan warna Ocean Blue resmi disuntik mati dari pasaran.
Guna memanjakan kalangan profesional, Microsoft juga menyiapkan Surface Pro 12 inci versi 5G untuk pelanggan bisnis. Pihak perusahaan bahkan melabeli varian ini sebagai fitur yang paling banyak diminta oleh konsumen, meski detail harganya masih dirahasiakan rapat-rapat.
Tidak berhenti di situ, Surface Pro 12 inci anyar ini sudah langsung dibekali aplikasi bawaan Microsoft Ink Canvas. Microsoft mengklaimnya sebagai fitur pena berbasis AI yang sangat interaktif untuk membuat sketsa, mencatat ide, menggambar visual, hingga meringkas teks secara otomatis di kanvas digital.
Surface Mouse Terbaru: Aksesori Canggih Berteknologi Haptik!
Bersamaan dengan peluncuran duo laptop tersebut, Microsoft turut melepas Surface Mouse terbaru ke pasaran. Peristiwa ini sekaligus menjadi momen pembaruan perdana semenjak aksesori ikonis tersebut diluncurkan bersama Surface Studio pada tahun 2016 silam.
Tetikus nirkabel generasi baru ini dibekali dengan getaran haptik bawaan, tombol navigasi tambahan, serta koneksi Bluetooth 6.0 mutakhir. Pengguna bahkan bisa mengatur fungsi tombol tambahan lewat aplikasi Microsoft Surface, meski dayanya masih bersumber dari dua baterai AAA konvensional.
Uniknya, efek getaran haptik yang presisi akan langsung muncul saat pengguna menata jendela aplikasi ke tepi layar atau menyeret berkas. Berkat penyematan fitur ini, Surface Mouse resmi menjadi mouse kedua di dunia yang mengusung teknologi haptik setelah Logitech MX Master 4.
Siap-Siap Kaget! Harga Duo Surface Terbaru Melonjak Tajam!
Mengenai urusan harga, Surface Pro 12 inci dibanderol mulai dari 1.149 dollar AS (sekitar Rp 20,7 juta). Di saat bersamaan, Surface Laptop 13 inci dijual mulai 1.199 dollar AS (sekitar Rp 21,6 juta). Namun sayangnya, keyboard Surface Pro senilai 150 dollar AS (Rp 2,7 juta) dan Slim Pen dijual terpisah dari paket pembelian.
Padahal jika kita menengok masa lalu, generasi pertama Surface Pro 12 inci dahulu dijual mulai 799 dollar AS (sekitar Rp 14,4 juta). Begitu pula dengan Surface Laptop 13 inci generasi awal yang meluncur pada angka terjangkau 899 dollar AS (sekitar Rp 16,2 juta).
Alhasil, lonjakan harga awal pada generasi anyar ini terjadi akibat keputusan Microsoft yang langsung menjadikan varian RAM 16 GB sebagai standar terendah. Langkah ini diambil setelah opsi RAM 8 GB yang murah meriah resmi dihapus dari daftar opsi.
Terakhir, perangkat Surface Mouse terbaru dipasarkan dengan harga 79,99 dollar AS (sekitar Rp 1,4 juta). Banderol tersebut nyatanya masih terhitung jauh lebih murah dibanding kompetitor terdekatnya, Logitech MX Master 4, yang dibanderol 120 dollar AS (sekitar Rp 2,2 juta).
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.
