Webhostdiy.com – Raksasa Cupertino resmi meluncurkan Apple Watch Ultra 4 pada 9 September 2026 bersamaan dengan Apple Watch Series 12. Di samping itu, generasi terbaru lini Ultra ini mengklaim daya tahan baterai terpanjang sepanjang sejarah Apple Watch, hingga 84 jam penuh dalam Low Power Mode. Selain itu, smartwatch perkasa ini mengusung chip S11 yang sama dengan Series 12. Namun, komponen canggih tersebut dibungkus oleh produsen menggunakan casing titanium tangguh yang dirancang khusus untuk menaklukkan aktivitas ekstrem.
Spesifikasi Apple Watch Ultra 4
Menariknya, Apple Watch Ultra 4 membalut bodinya menggunakan casing titanium Grade 5 berukuran 49mm yang sangat kokoh. Selanjutnya, layar Retina OLED always-on pada jam ini menyajikan tingkat kecerahan puncak mencapai 3.000 nit. Nyatanya, angka mencengangkan tersebut dua kali lebih terang jika kita membandingkannya dengan kebanyakan smartwatch kelas menengah. Lebih lanjut, chip Apple S11 menggerakkan performa sistem dengan sokongan Neural Engine 4 inti untuk mempercepat pemrosesan AI secara lokal. Di samping itu, produsen menyertakan memori penyimpanan internal berkapasitas 64GB di dalam perangkat. Berikut rincian spesifikasi lengkapnya:
- Casing: Titanium Grade 5 (49mm x 44mm x 12mm), berat 63 gram
- Layar: Retina OLED always-on (422 x 514 piksel), kecerahan puncak 3.000 nit
- Chipset: Apple S11, Neural Engine 4 inti, penyimpanan 64GB
- Baterai: Hingga 50 jam normal, 84 jam Low Power Mode, 45 jam Max Extended Workout
- Pengisian Daya: Isi daya 15 menit menambah 18 jam pemakaian, 80 persen dalam 45 menit
- Ketahanan: Tahan air 100 meter, scuba diving 40 meter, debu IP6X, MIL-STD 810H
- Konektivitas: Wi-Fi, Bluetooth 5.3, GPS dual-frequency, 5G RedCap (varian cellular)
- Sensor Kesehatan: Detak jantung optik dan elektrik generasi baru, oksigen darah, suhu tubuh, kompas, altimeter
- Sistem Operasi: watchOS 27
Sensor Kesehatan Sama dengan Series 12, Plus Fitur Khusus Ultra
Berdasarkan analisis teknis kami, Apple Watch Ultra 4 mewarisi Health Sensing System yang persis seperti milik Apple Watch Series 12. Tentu saja, sensor detak jantung optik dengan LED hijau generasi baru mencatat denyut nadi pengguna setiap 5 detik sepanjang hari. Sementara itu, sistem ini mengukur HRV (variabilitas detak jantung) hingga 24 kali lebih sering dari model sebelumnya untuk memantau pemulihan tubuh dan tingkat stres. Alhasil, algoritma pintar mengolah akumulasi data medis tersebut menjadi skor Readiness harian skala 0 sampai 10. Maka dari itu, fitur ini memberikan rekomendasi konkret: mulai dari saran istirahat, kurangi intensitas, siap aktivitas normal, hingga siap aktivitas berat.
Namun, hal utama yang membedakan smartwatch ini dari Series 12 terletak pada trio sensor tambahan khas lini Ultra. Pasalnya, produsen menyematkan sensor oksigen darah, sensor suhu tubuh, serta depth gauge dan sensor suhu air otomatis. Lagipula, kehadiran instrumen khusus ini membantu pengguna mencatat kedalaman dan suhu saat menyelam. Sebaliknya, Series 12 tidak memiliki trio sensor ini karena memang dirancang khusus untuk penggunaan harian saja.
Ketahanan Ekstrem dan Konektivitas untuk Aktivitas Luar Ruangan
Secara mengagumkan, Apple Watch Ultra 4 tahan air hingga kedalaman 100 meter. Oleh sebab itu, para petualang dapat memakainya untuk scuba diving rekreasional sampai kedalaman 40 meter. Memang, performa ini jauh melampaui ketahanan Series 12 yang sebatas untuk berenang biasa. Di samping itu, bodi jam ini lolos pengujian ketat standar militer Amerika Serikat MIL-STD 810H. Hasilnya, sertifikasi militer tersebut memastikan jam tangan aman saat menghadapi guncangan, suhu ekstrem, maupun tekanan udara saat mendaki gunung.
Untuk urusan navigasi, GPS dual-frequency menjadi andalan utama yang menerima sinyal dari dua frekuensi berbeda untuk akurasi lokasi presisi. Tentunya, pengguna merasakan keandalannya saat sinyal terhalang gedung tinggi atau kanopi hutan lebat. Terlebih lagi, varian cellular mendukung jaringan 5G RedCap yang dioptimalkan agar smartwatch lebih hemat baterai. Oleh karena itu, jika Anda sering hiking ke area minim sinyal atau menyelam di lokasi terpencil, kombinasi GPS presisi dan ketahanan air 100 meter ini menjadi alasan utama kenapa lini Ultra tetap unggul.
Fitur Software watchOS 27: Audio Intelligence dan Health App Baru
Beralih ke sektor software, Apple Watch Ultra 4 membawa fitur Audio Intelligence dalam watchOS 27. Khususnya, fitur baru ini mencakup Sound Recognition untuk mendeteksi suara di sekitar Anda. Selain itu, fitur Live Rewind sanggup menyimpan 15 detik percakapan terakhir dalam bentuk teks secara otomatis. Tidak hanya itu, Siri Recap membantu pengguna merangkum obrolan secara instan. Bahkan, integrasi Shazam bawaan memudahkan pengguna mendeteksi lagu secara cepat.
Di sisi lain, Apple merombak aplikasi Health dengan menghadirkan tab Longevity sebagai panduan gaya hidup jangka panjang. Lebih lanjut, fitur Health Age memperkirakan usia biologis tubuh dari kombinasi data aktivitas, tidur, dan detak jantung. Uniknya, angka ini berbeda dari usia kronologis di KTP Anda. Menurut Apple, indikator biologis ini menggambarkan kondisi fisik yang sebenarnya secara lebih akurat.
Harga Apple Watch Ultra 4
Membahas soal harga, Apple Watch Ultra 4 dijual oleh Apple mulai dari USD 799 untuk varian GPS. Tentunya, pembeli dapat memilih warna titanium natural dan titanium hitam. Lebih lanjut, sesi pre-order dibuka sejak 9 September 2026, dan unit mulai tersedia di toko fisik pada 18 September 2026 di Amerika Serikat serta puluhan negara lain.
Meskipun demikian, konsumen di Indonesia masih harus menunggu. Pasalnya, besaran harga resmi dalam Rupiah maupun tanggal masuk Indonesia belum diumumkan oleh Apple.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.
