Resmi Meluncur, Garmin Forerunner 70 dan 170 Kini Dibekali Layar AMOLED dan GPS Bawaan

Diposting pada

Webhostdiy.com – Setelah sekian lama setia dengan layar MIP yang legendaris, akhirnya Garmin berani mengambil langkah berani! Produsen perangkat navigasi dan jam pintar asal Amerika Serikat itu resmi meluncurkan dua andalan anyar di segmen jam lari, yaitu Garmin Forerunner 70 dan Garmin Forerunner 170. Yang paling bikin heboh? Keduanya kini mengusung layar AMOLED 1,2 inci yang tajam bak kaca! Perubahan ini terasa sangat kontras jika dibandingkan dengan seri Forerunner lawas yang masih setia dengan panel Memory in Pixel (MIP).

Dulu MIP, Kini AMOLED: Lompatan Besar yang Tak Terbantahkan

Jika Anda penggemar setia Garmin, pasti tahu bahwa layar MIP selama ini menjadi primadona karena dua alasan utama: irit daya dan gampang dibaca di bawah terik matahari. Makanya, tidak heran jika teknologi ini mendominasi hampir semua smartwatch olahraga Garmin generasi terdahulu. Namun, Garmin kini memutar haluan. Dengan menghadirkan panel AMOLED, Forerunner 70 dan 170 menghadirkan warna yang jauh lebih hidup dan kontras yang tinggi sehingga setiap detail data lari Anda terlihat memukau.

Tapi, apakah baterainya kuat? Pertanyaan itu pasti langsung muncul di benak Anda. Wajar saja, karena AMOLED dikenal lebih boros daya. Namun, Garmin mengklaim bahwa Forerunner 70 mampu bertahan hingga 13 hari dalam mode smartwatch biasa. Sementara sang kakak, Forerunner 170, diklaim tetap perkasa dengan daya tahan 10 hari pada mode yang sama. Lumayan impresif, bukan? Anda tidak perlu bolak-balik cas meski layar sudah seindah itu.

Selain peningkatan drastis di sektor layar, kedua jam ini juga tidak main-main dalam urusan pelacakan. Garmin membekali Forerunner 70 dan 170 dengan GPS bawaan yang akurat untuk merekam jarak tempuh dan rute lari Anda tanpa perlu menggandeng smartphone. Buat Anda yang ingin lari ringan tanpa beban tas atau kantong penuh, ini kabar luar biasa!

Penasaran dengan bentuknya? Tenang, Garmin tidak membuang DNA khas seri Forerunner. Kedua jam ini masih mempertahankan desain bodi bulat yang sudah ikonik. Bedanya, kini Anda bisa berinteraksi melalui layar sentuh yang mulus, namun Garmin tetap cerdik mempertahankan lima tombol fisik di sisi perangkat. Kombinasi ini memberi Anda kebebasan: mau geser-geser layar seperti smartphone, atau tekan tombol fisik saat tangan sedang basah oleh keringat. Fleksibel banget, kan?

Fitur Andalan yang Membuat Latihan Makin Terarah

Garmin tidak hanya jual tampilan. Untuk urusan fitur lari, Forerunner 70 dan 170 kompak mendukung pengukuran jarak, kecepatan berlari (pace), waktu, dan sensor detak jantung berbasis pergelangan tangan. Tapi tunggu, masih ada yang lebih keren! Garmin menyematkan fitur “Quick Workouts” yang secara otomatis dapat membuat rekomendasi latihan berdasarkan tingkat kebugaran Anda saat ini. Jadi, Anda cukup menentukan durasi dan intensitas yang diinginkan, lalu jam ini akan menyusun latihan agar lebih terarah dan tidak asal-asalan.

Belum cukup? Kedua jam ini juga mendukung Garmin Coach—program latihan adaptif yang banyak dipakai oleh pelari untuk persiapan lomba atau sekadar meningkatkan kebugaran. Program ini akan menyesuaikan rekomendasi harian berdasarkan kondisi tubuh dan tingkat pemulihan Anda. Jadi, tidak ada lagi istilah overtraining karena jam ini tahu kapan Anda harus istirahat.

Pemantauan Kesehatan Super Lengkap

Bagi Anda yang peduli dengan kesehatan secara menyeluruh, Garmin tidak mengecewakan. Fitur pemantauan kesehatan yang tersedia meliputi Sleep Tracking, Sleep Coach, HRV Status, Pulse Ox (pengukur oksigen darah), pemantauan stres, hingga Health Snapshot yang bisa langsung memberikan gambaran kondisi tubuh Anda dalam dua menit. Semua data ini disajikan secara rapi di aplikasi Garmin Connect.

Yang menarik, kedua smartwatch ini juga dibekali fitur-fitur premium seperti Training Readiness (kesiapan latihan), Training Status, Running Power (ukuran tenaga saat berlari), dan Running Dynamics untuk menganalisis bentuk lari Anda. Ada pula lebih dari 80 mode olahraga yang bisa dipilih, bukan hanya lari! Plus, Anda tetap bisa menerima notifikasi pintar dari smartphone, memanfaatkan LiveTrack untuk membagikan lokasi secara langsung ke keluarga atau teman, serta fitur keamanan dan pelacakan otomatis.

Keunggulan Eksklusif Garmin Forerunner 170

Jika Anda memilih versi Forerunner 170, ada bonus yang tidak didapatkan di adiknya. Garmin menyematkan fitur NFC yang memungkinkan Anda melakukan transaksi nirsentuh melalui Garmin Pay. Jadi, Anda bisa beli minum usai lari tanpa perlu membawa dompet atau HP. Lebih menarik lagi, Garmin juga menghadirkan varian “Music” pada model ini. Dengan varian Music, Anda bisa menyimpan lagu dan podcast langsung di perangkat melalui layanan musik pihak ketiga seperti Spotify. Cukup sambungkan headphone Bluetooth, lalu larilah tanpa beban HP!

Harga dan Ketersediaan: Siap-siap Merogoh Kocek Lebih Dalam

Lalu, berapa harga yang harus Anda bayar untuk semua kecanggihan ini? Garmin memasang harga Forerunner 70 sebesar 250 dollar AS atau sekitar Rp 4,3 jutaan. Sementara Forerunner 170 standar dibanderol 299,99 dollar AS (sekitar Rp 5,2 jutaan). Sedangkan untuk varian Forerunner 170 Music, Anda perlu merogoh kocek 349,99 dollar AS atau sekitar Rp 6,1 jutaan.

Kapan Bisa Dibeli di Indonesia?

Kabar baiknya, ketiga smartwatch ini mulai tersedia secara global pada 15 Mei 2026 melalui situs resmi Garmin. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari situs web resmi Garmin Indonesia, jadwal kedatangan jam-jam canggih ini di Tanah Air diperkirakan pada 17 Juni 2026. Namun sayang, hingga berita ini diturunkan, harga untuk pasar Indonesia belum diumumkan secara resmi oleh Garmin. Panas, bukan? Kita semua hanya bisa menanti dan bersiap. Yang jelas, lompatan ke layar AMOLED ini menjadi sinyal bahwa Garmin serius bersaing di kelas menengah. Jadi, apakah Forerunner 70 dan 170 akan menjadi jam lari idaman Anda? Waktu yang akan menjawab. Siapkan dompet Anda dari sekarang!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.