Osmo 360 II Hadir di Pasaran, DJI Hadirkan Banyak Penyempurnaan di Sektor Lensa dan Perekaman

Diposting pada

Webhostdiy.com – Setelah setahun lebih menanti, DJI akhirnya resmi memperkenalkan kamera aksi 360 derajat generasi terbaru mereka, Osmo 360 II, pekan ini. Kabar ini tentu saja menyambar para pecinta konten ekstrem dan vlogger petualang yang selama ini mengincar peningkatan performa dari pendahulunya. Peluncuran ini menjadi momen penting karena DJI seolah menjawab segala kritik dan harapan pengguna setia mereka.

Perangkat anyar ini hadir sebagai penerus DJI Osmo 360 yang pertama kali melesat di pasar pada Juli 2025 lalu. Jika kita tengok sepintas, desain Osmo 360 II masih mempertahankan ciri khas kotak hitam mungil yang ikonik. Namun, jangan tertipu oleh kemiripan fisiknya, karena DJI menyuntikkan segudang pembaruan di dalamnya.

Revolusi Lensa Lepas-Pasang yang Ditunggu-Tunggu

Yang paling mencolok dan layak kita bahas pertama kali adalah bagian lensa. Bayangkan, DJI akhirnya memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk melepas dan mengganti sendiri lensa kamera ini. Fitur ini jelas menjadi angin segar, karena Anda tidak perlu panik dan merogoh kocek dalam-dalam jika lensa tergores atau rusak. Cukup ganti lensanya, dan kamera pun kembali seperti baru. Keputusan berani ini menunjukkan bahwa DJI benar-benar mendengarkan keluhan konsumen yang selama ini mengeluhkan biaya perbaikan yang selangit. Kini, kreator konten bisa lebih tenang beraksi di medan ekstrem tanpa takut risiko kerusakan lensa yang mahal.

Spesifikasi Perekaman yang Bikin Saingan Gigit Jari

Bicara soal kualitas gambar, DJI terlihat serius menggarap sektor ini. Mereka berhasil mendongkrak dynamic range kamera dari 13,5 stop menjadi 14,5 stop yang lebih mengesankan. Namun, perlu dicatat bahwa pada mode D-Log M yang populer di kalangan editor profesional, dynamic range tetap bertahan di angka 13,5 stop. Meskipun demikian, peningkatan ini tetap patut diapresiasi karena menghasilkan gradasi warna dan detail bayangan yang lebih kaya.

Menariknya, DJI mempertahankan sensor CMOS 1/1,1 inci yang sama dengan generasi pertama. Keputusan ini mungkin membuat sebagian orang bertanya-tanya, tapi tunggu dulu! DJI menyiasatinya dengan menghadirkan fitur-fitur perekaman canggih yang tidak main-main. Salah satu fitur unggulan yang mereka sematkan adalah AI Super Night View 2.0.

Dengan fitur AI Super Night View 2.0, Anda bisa merekam video malam hari dengan resolusi 8K yang super jernih dan frame rate mencapai 60 fps. Bayangkan betapa indahnya lampu kota atau cahaya bintang yang terekam tanpa banyak noise.

Kemampuan perekaman video 360 derajat pun ikut melesat. Jika generasi sebelumnya hanya mampu merekam 8K pada 50 fps, Osmo 360 II kini mendukung 8K dengan frame rate lebih mulus, yaitu 60 fps. Hasil rekaman panorama pun terasa lebih halus dan sinematik. Bagi Anda penggemar slow motion, kabar gembira datang karena kamera ini dapat merekam video 360 derajat hingga 4K/240 fps. Sementara pada mode single-lens, perekaman slow motion dapat dilakukan hingga 4K/120 fps.

DJI juga tidak melupakan fitur time-lapse yang menjadi andalan para pembuat konten perjalanan. Osmo 360 II kini mampu menghasilkan time-lapse beresolusi fantastis hingga 16K, atau dua kali lipat dari generasi sebelumnya yang maksimal 8K. Wow, detail yang dihasilkan pasti luar biasa tajam!

Peningkatan signifikan juga terjadi pada bitrate video. DJI menaikkan bitrate maksimum dari 170 Mbps menjadi 220 Mbps. Khusus untuk time-lapse 16K, bitrate-nya bisa melonjak hingga 600 Mbps. Angka ini menjamin kualitas video yang sangat detail dan minim artefak, bahkan saat diedit secara ekstensif.

Tidak hanya unggul dalam video, kamera ini juga mampu menjepret foto 360 derajat dengan resolusi hingga 120 megapiksel dan dukungan HDR. Hasil foto panorama pun kaya warna dan detail yang memukau.

Baterai Jumbo dan Fitur Pintar yang Bikin Betah

Dari sektor daya, DJI Osmo 360 II dibekali baterai berkapasitas 2.150 mAh, meningkat cukup signifikan dari 1.950 mAh pada generasi sebelumnya. Dengan kapasitas sebesar itu, DJI mengklaim pengguna dapat merekam video panoramic kualitas 8K 30 fps selama sekitar 100 menit. Durasi ini tentu sangat membantu saat Anda sedang berpetualang dan tidak ingin kehabisan daya di momen penting.

Fitur pendukung lainnya di kamera 360 ini mencakup desain magnetic mount dua arah yang memudahkan pemasangan, fitur NFC Quick Connect untuk konektivitas instan dengan perangkat lain, serta pembaruan perangkat lunak berupa mode tracking yang lebih pintar. Semua fitur ini dirancang untuk membuat pengalaman merekam Anda semakin lancar tanpa hambatan.

Ada pula media penyimpanan internal hingga 105 GB yang lega untuk menyimpan foto dan video. DJI juga mendukung berbagai aksesori dan aplikasi DJI di smartphone untuk kemudahan operasional dan pemakaian sehari-hari.

Harga Gorengan dan Nasib di Indonesia

Di pasar China, DJI Osmo 360 II dijual dengan harga mulai 3.300 yuan, atau sekitar Rp 8,7 juta. Harga ini cukup kompetitif mengingat fitur-fitur canggih yang ditawarkan. Sayangnya, belum ada informasi resmi apakah perangkat ini akan merambah pasar Indonesia. Kita nantikan saja kabar selanjutnya dari DJI Indonesia. Sambil menunggu, para penggemar gadget tanah air pasti sudah tidak sabar membayangkan betapa serunya merekam momen petualangan dengan kamera canggih ini. Akankah DJI membawa kejutan untuk pasar Indonesia? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.