webhostdiy.com — Motorola akhirnya keluar dari zona nyaman mid-range dan budget phone mereka yang biasa-biasa aja. Setelah banjir review Moto G series, GSMArena baru aja ngetes Motorola Signature, flagship pertama dari lini Signature series yang baru. Dan hasilnya? Bikin orang penasaran banget, apakah ini bisa saingan sama flagship lain di kelas premium tahun 2026.
Dari segi desain, Motorola Signature nggak neko-neko tapi tetep keliatan premium. Bodinya slim cuma 7mm tebal, bobot 186 gram, dan pakai material berkualitas tinggi. Depannya dilindungi Corning Gorilla Glass Victus 2, belakangnya juga kuat, plus rating IP68/IP69 – artinya tahan air sampai 1,2 meter selama 30 menit, bahkan tahan cipratan air panas atau tekanan tinggi. Ada sertifikasi MIL-STD-810H buat kondisi ekstrem seperti suhu tinggi, lembab, atau shock termal. Pegangannya nyaman, tombol-tombolnya responsif, dan ada tombol khusus AI di sisi kiri yang bikin akses fitur pintar lebih cepat.
Layarnya jadi salah satu highlight utama. Panel 6.8 inci LTPO AMOLED dengan resolusi 1264 x 2780 pixel (sekitar 446 ppi), refresh rate sampai 165Hz, dukung 10-bit color, Dolby Vision, HDR10+, dan peak brightness diklaim 6.200 nits. Hasil tes GSMArena bilang layarnya super terang, tajam, dan warnanya akurat banget – cocok buat nonton film, main game, atau scroll medsos di bawah matahari terik. Kurva di empat sisi nggak terlalu ekstrem, jadi minim accidental touch, tapi tetep keliatan mewah.
Dapur pacunya pakai Snapdragon 8 Gen 5 – chipset flagship yang powerful meski bukan yang paling top seperti Snapdragon 8 Elite. Dipasangin RAM 12GB atau 16GB LPDDR5X, storage UFS 4.1 mulai dari 256GB sampai 1TB (no microSD). Performa harian mulus, multitasking lancar, gaming berat juga oke. Benchmarknya sesuai ekspektasi kelas flagship. Software-nya Android 16 dengan Hello UI yang clean dan ringan, mirip pengalaman Motorola baru-baru ini. Motorola janji update sampai 7 major Android upgrade – wow, itu janji panjang banget!
Kamera jadi andalan lain. Sistem quad 50MP: kamera utama 50MP (sensor besar, OIS), ultra-wide, telephoto (mungkin periskop), dan mungkin macro atau depth. GSMArena bilang sangat capable – foto detail bagus, dynamic range oke, low-light lumayan, dan video sampai 2160p stabil. Selfie juga solid. Ada fitur AI yang bantu edit foto atau enhance gambar secara otomatis.
kunjungi juga laman berita terbaru di indonesiaartnews.or.id
Baterai 5200 mAh dengan charging 90W kabel dan 50W wireless. Tes GSMArena kasih Active Use Score lebih dari 16 jam – solid banget untuk penggunaan sehari-hari campur gaming dan streaming. Speaker stereo tuned by Bose, suaranya kencang dan jernih, kualitas audio top.
Tapi nggak sempurna. Ada thermal throttling agak agresif saat dipaksa berat lama-lama, dan harga launch-nya lumayan tinggi (sekitar 800-900 euro atau lebih di beberapa pasar, meski diharapkan turun ke 700 euro). Kompetitor seperti OnePlus 15 atau Galaxy S25 series mungkin lebih unggul di beberapa aspek tertentu.
Kesimpulan dari GSMArena: Motorola Signature bawa pengalaman premium yang well-rounded, minim kelemahan mencolok, dengan highlight seperti layar cemerlang, build kuat, baterai awet, dan kamera solid. Ini bukan yang paling inovatif, tapi mudah disukai dan worth it kalau harganya turun sedikit. Buat yang bosan sama brand mainstream dan pengen flagship Motorola yang beda, ini bisa jadi pilihan menarik.
Motorola Signature ini kayak angin segar buat fans Motorola yang lama nunggu flagship beneran. Kalau kamu lagi cari HP premium yang nggak terlalu mainstream tapi tetep powerful, pantau terus deh – mungkin ini jawabannya!
