Webhostdiy.com – OpenAI kembali menunjukkan giginya dengan langkah akuisisi yang mengguncang industri. Kali ini, raksasa AI di balik ChatGPT itu secara resmi mengakuisisi Torch, sebuah startup teknologi kesehatan yang masih sangat belia, pada Senin (12/1/2026). Meskipun kedua pihak enggan membeberkan detail nilai transaksinya, namun sumber-sumber terpercaya mengungkapkan bahwa OpenAI sama sekali tidak pelit merogoh kofinya. Sebagai buktinya, CNBC melaporkan bahwa angka akuisisi tersebut berkisar di 60 juta dolar AS atau sekitar Rp 1.012 triliun, lho! Sementara itu, The Information justru menyebut angka yang lebih fantastis lagi, yaitu sekitar 100 juta dolar AS atau setara Rp 1.687 triliun. Intinya, apa pun angka pastinya, transaksi ini jelas membuktikan bahwa OpenAI sangat serius dan berani investasi besar-besaran pada sebuah perusahaan yang usianya masih seumur jagung.
Lantas, apa sih yang membuat Torch begitu berharga? Ternyata, startup yang baru didirikan pada 2024 ini punya misi brilian, yaitu menawarkan aplikasi kesehatan berbasis AI yang mampu mengumpulkan informasi medis pasien dari berbagai sumber yang terpisah-pisah. Misalnya, Torch secara aktif menggabungkan data dari penyedia layanan kesehatan, laboratorium diagnostik, hingga catatan pribadi pasien. Lebih jauh lagi, di balik layar, startup ini berupaya keras menyatukan berbagai informasi medis krusial—seperti hasil lab, resep obat, diagnosis dokter, dan riwayat perawatan—ke dalam satu dashboard tunggal yang mudah diakses dan dipahami oleh siapa pun.
Hebatnya, timing akuisisi besar-besaran ini ternyata sangat strategis dan tidak kebetulan. Pasalnya, OpenAI baru saja meluncurkan ChatGPT Health, sebuah fitur anyar yang dirancang khusus untuk membantu pengguna memahami data kesehatan mereka dengan lebih terstruktur. Melalui sebuah unggahan di platform X, OpenAI dengan penuh semangat mengumumkan bahwa integrasi dengan Torch akan membuka cara-cara revolusioner dalam memahami dan mengelola kesehatan secara holistik. “Kami dengan bangga mengumumkan akuisisi terhadap Torch, startup kesehatan yang ahli dalam menyatukan hasil lab, pengobatan, dan rekaman kunjungan medis. Bayangkan, menyatukan semua ini dengan ChatGPT Health pasti akan membuka cara baru yang luar biasa untuk memahami dan mengelola kesehatan Anda secara mandiri,” tulis OpenAI dengan penuh keyakinan.
Selain itu, saat ini Torch juga diketahui sedang gencar-gencarnya mengembangkan sebuah konsep futuristik bernama “unified medical memory”. Pada dasarnya, konsep berbasis AI ini dirancang khusus untuk menggabungkan seluruh riwayat medis seorang pasien ke dalam suatu “contex engine” yang cerdas. Menurut penjelasan Torch, contex engine tersebut berfungsi aktif membantu pengguna melihat peta kesehatan mereka secara utuh, menghubungkan berbagai titik informasi yang awalnya tampak tidak berkaitan, dan yang terpenting, memastikan tidak ada satu pun data kesehatan penting yang terlewat dari pantauan.
Tidak ketinggalan, CEO Torch, Ilya Abyzov, juga menyampaikan kegembiraannya melalui unggahan di X. Ia mengaku tidak bisa membayangkan kelanjutan cerita yang lebih baik selain membawa teknologi dan visi Torch untuk berkembang lebih besar lagi bersama OpenAI. Namun demikian, ia juga menekankan bahwa akuisisi megah ini membawa tanggung jawab moral yang sangat besar, mengingat layanan yang mereka kelola menyangkut data kesehatan yang sangat sensitif milik pengguna. “Ini jelas merupakan tanggung jawab besar yang kami pikul. Dan percayalah, kami tidak akan mengambil langkah ini jika kami tidak yakin 100% bahwa OpenAI memiliki kepedulian yang sama besarnya dengan kami terhadap isu privasi, keamanan data, kolaborasi dengan para dokter, serta komitmen untuk membangun produk dengan keahlian teknis dan sentuhan konsumen yang premium,” tegas Ilya dengan penuh wibawa.
Sebagai bagian final dari proses akuisisi ini, seluruh karyawan berbakat di Torch akan diambil alih dan bergabung ke dalam tim OpenAI. Hal ini tentu saja dilakukan untuk memastikan kelancaran transisi dan percepatan integrasi teknologi. Dengan demikian, melalui langkah strategis ini, OpenAI bukan hanya mendapatkan teknologi mutakhir, tetapi juga menyerap seluruh sumber daya manusia andal di balik kesuksesan Torch. Akhirnya, langkah berani OpenAI ini bukan sekadar pembelian aset, melainkan sebuah investasi visioner untuk mendominasi masa depan layanan kesehatan digital yang dipersonalisasi dan didukung oleh kecerdasan buatan paling canggih di dunia.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id
