Webhostdiy.com – Pasar teknologi dunia kembali berguncang hebat setelah Huawei secara resmi meluncurkan laptop flagship paling spektakuler mereka, yaitu Huawei MateBook Pro S di China. Memang, daya tarik utama dari komputer jinjing generasi terbaru ini terletak pada bobot fisik yang sangat fenomenal dan terbilang ekstrem. Bahkan, di atas kertas, Huawei MateBook Pro S hanya membawa bobot 798 gram saja, sehingga nilainya berada jauh di bawah ambang 1 kilogram. Selain itu, produsen memangkas ketebalannya secara agresif hingga menyisa 11,9 mm saja.
Berkat pencapaian fisik yang amat menakjubkan tersebut, Huawei secara percaya diri mengeklaim MateBook Pro S sebagai laptop PC paling ringan di seluruh dunia saat ini.
Sebagai perbandingan nyata di pasar komersial, konsumen saat ini mendapati beberapa pilihan laptop kategori ultra-portable. Sebut saja Acer Swift Blade 14 yang membawa bobot 799 gram, Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition dengan bobot 975 gram, Asus Zenbook A14 yang menorehkan angka 899 gram, hingga Apple MacBook Air 13 inci yang masih mempertahankan bobot 1,24 kg.
Namun demikian, Huawei MateBook Pro S ternyata sanggup menyajikan profil bodi yang jauh lebih enteng ketimbang para pesaing kakap tersebut. Lebih dari itu, insinyur Huawei membeberkan bahwa rahasia efisiensi bobot dramatis ini terwujud berkat pengaplikasian arsitektur internal terbaru buatan mereka sendiri, yaitu Cloud Falcon Architecture.
Selain mengandalkan arsitektur pintar tersebut, produsen membalut sasis bodi memakai perpaduan logam khusus magnesium-lithium alloy yang terbukti jauh lebih ringan ketimbang material logam konvensional. Tak hanya itu, Huawei mengintegrasikan motherboard tiga bagian yang jauh lebih ringkas sekaligus memasang sistem pendingin Shark Fin Fan berbekal bilah kipas 3D.
Selanjutnya, sektor penyuplai daya pun menyumbangkan peran besar, di mana tim insinyur meracik sel baterai memakai kandungan silikon tinggi hingga mencapai 10 persen. Lewat terobosan kimiawi tersebut, baterai menyimpan kepadatan energi sangat tinggi tanpa menambah beban fisik perangkat.
Ajaibnya, meskipun mengusung sasis yang amat tipis dan ringan bagaikan kertas, racikan spesifikasi monster tetap disuntikkan Huawei di dalamnya. Mulai dari pemrosesan bertenaga chip buatan sendiri Kirin XE90, sajian visual layar OLED 3.1K berkecepatan 120 Hz, hingga daya tahan baterai yang sanggup menopang pemutaran video terus-menerus hingga 18 jam penuh.
Spesifikasi Huawei MateBook Pro S
Menelaah sektor tampilan visualnya, Huawei memanjakan mata pengguna dengan menyajikan layar Flexible OLED seluas 14,2 inci yang membawa resolusi tajam 3.120 x 2.080 piksel (3.1K), refresh rate mulus 120 Hz, serta rasio aspek 3:2.
Menariknya lagi, perusahaan memproduksi varian khusus yang menawarkan teknologi layar privasi tingkat tinggi bertajuk Lingdun Privacy Display. Bahkan, fitur canggih ini dirancang khusus agar konten layar tetap menyajikan visual jernih dari sudut depan, tetapi akan memantulkan tampilan gelap jika orang lain melihatnya dari sudut samping.
Dalam memfasilitasi perlindungan privasi tersebut, Huawei mengaplikasikan desain visual “one-zone dual-pixel” yang memanfaatkan dua set piksel untuk memisahkan mode normal dan mode privasi. Lebih lanjut, pengguna dapat memindahkan kedua mode tersebut secara praktis hanya dengan memencet tombol fisik khusus di bodi samping laptop.
Tidak berhenti sampai di situ, laptop pintar ini sanggup mendeteksi keberadaan orang asing di belakang pengguna yang berpotensi mengintip layar. Oleh karena itu, begitu sensor menangkap gerakan mencurigakan di belakang, sistem keamanan laptop langsung memberikan peringatan otomatis sekaligus menawarkan tombol cepat untuk mengaktifkan mode privasi.
Beranjak ke bagian pemroses utama, komputer jinjing MateBook Pro S mengandalkan performa gahar dari chipset Kirin XE90 buatan mandiri Huawei. Selain itu, Huawei menawarkan laptop ini dalam opsi konfigurasi RAM mulai dari 16 GB hingga 32 GB serta kapasitas media penyimpanan internal 512 GB hingga 1 TB.
Mengenai ketahanan dayanya, pengujian internal membuktikan bahwa MateBook Pro S sanggup bertahan menyala untuk memutar video streaming 1080p hingga 18 jam penuh, atau menopang sesi konferensi suara secara intensif sampai 13 jam.
Sementara itu dari sisi perangkat lunak, komputer jinjing canggih ini mengoperasikan sistem ekosistem buatan sendiri HarmonyOS, sehingga perangkat sepenuhnya meninggalkan sistem operasi Windows buatan Microsoft.
Lebih jauh lagi, Huawei mengintegrasikan asisten kecerdasan buatan Celia secara mendalam ke dalam ekosistem MateBook Pro S. Lewat kecanggihan fitur Celia Tasks, AI bawaan ini tidak sekadar bertugas menjawab pertanyaan verbal, melainkan sanggup mengeksekusi serangkaian alur pekerjaan secara otomatis berdasarkan perintah pengguna.
Harga Huawei MateBook Pro S
Beralih ke sektor estetika luar, laptop berbobot super enteng ini menyapa konsumen dengan menawarkan lima pilihan warna cantik, yakni Midsummer Purple, Dawn Yellow, Smoke Gray, Velvet White, serta Feather Black.
Terkait masalah harga, Huawei mematok harga awal MateBook Pro S di pasar domestik China mulai dari 7.999 yuan, atau jika kita konversikan ke mata uang lokal setara dengan Rp 21 juta.
Secara lebih terperinci, berikut daftar rincian harga laptop Huawei MateBook Pro S yang bersumber dari publikasi resmi Huawei Central:
- Selain itu, Huawei menjual varian 16 GB / 512 GB seharga 7.999 yuan (sekitar Rp 21 juta).
- Bahkan, Huawei menjual varian 24 GB / 512 GB seharga 8.999 yuan (sekitar Rp 23,6 juta).
- Di samping itu, Huawei menjual varian 24 GB / 1 TB seharga 10.499 yuan (sekitar Rp 27,6 juta).
- Kemudian, Huawei menjual Privacy Screen Edition 24 GB / 512 GB seharga 10.299 yuan (sekitar Rp 27,1 juta).
- Sementara, Huawei menjual Privacy Screen Edition 24 GB / 1 TB seharga 11.799 yuan (sekitar Rp 31 juta).
Namun demikian, pihak produsen hingga saat ini belum membeberkan kepastian resmi mengenai apakah mereka akan memasarkan MateBook Pro S ini secara global, termasuk memboyongnya ke pasar Indonesia.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.
