Webhostdiy.com – Elon Musk beneran bikin geger dunia otomotif dan teknologi. Soalnya, sang miliarder eksentrik ini mendadak pamer mobil sport listrik super canggih edisi terbaru yang dinamai Tesla Roadster. Menariknya lagi, mobil mewah satu ini sanggup melayang bebas di udara berkat suntikan teknologi pendorong canggih milik perusahaan roket antariksa pribadinya, yaitu SpaceX.
Biar publik enggak ngira cuma obrolan kosong belaka, Elon Musk langsung menggelar atraksi uji coba yang sangat menegangkan di area pengujian resmi SpaceX yang berlokasi di Texas, Amerika Serikat. Malahan, seluruh jagat maya juga bisa menyaksikan aksi gila tersebut secara langsung melalui tayangan siaran ulang di saluran resmi YouTube milik Tesla.
Maka dari itu, penonton yang menyimak tayangan video berdurasi kurang dari 24 menit tersebut langsung takjub sama aksi sang Roadster. Pasalnya, kendaraan listrik futuristik ini mampu melaju kencang menaiki lintasan melengkung yang sangat tinggi tanpa merosot sedikit pun gara-gara terlepas dari tarikan gravitasi bumi. Alhasil, bodi mobil justru keliatan nempel begitu rekat di atas trek, lalu berputar dengan lincah, dan seketika melayang santai di udara sebelum akhirnya mendarat kembali secara mulus.
Tentu saja, pertunjukan spektakuler yang sangat luar biasa ini langsung menyulut gemuruh sorak-sorai kepuasan dari para penonton yang datang secara langsung di tempat pengujian.
Melihat antusiasme heboh tersebut, Elon Musk langsung menegaskan ke hadapan para pengunjung bahwa timnya sengaja mengundang penonton manusia secara langsung untuk menyaksikan keajaiban tersebut. Hal ini dia lakukan demi membuktikan kalau atraksi canggih itu beneran nyata terjadi di dunia nyata, alias bukan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan seperti AI maupun super intelligence.
Oleh sebab itu, Elon Musk meminta seluruh hadirin yang menyaksikan langsung peristiwa langka ini agar mau menceritakan pengalaman ajaib yang mereka tonton kepada orang-orang di luar sana.
Gak berhenti di situ aja, demonstrasi berikutnya malah makin bikin senam jantung karena Tesla Roadster melakukan aksi melompati deretan mobil Tesla yang parkir berjejer rapi di atas arena.
Sama persis kayak adegan menegangkan di dalam film laga papan atas Hollywood, mobil sport melayang ini sama sekali enggak menabrak deretan rintangan di bawahnya. Sebaliknya, kendaraan super ini justru melintasi semua rintangan tersebut sambil berputar sempurna 360 derajat di udara lalu mendarat dengan amat anggun.
Selain atraksi melayang yang bikin merinding, Elon Musk juga langsung menguji kemampuan akselerasi gila-gilaan dari mobil sport listrik buatan pabrikannya. Makanya, dia mengklaim kalau Tesla Roadster sanggup melesat kencang dari posisi berhenti total sampai kecepatan 96,6 kilometer per jam cuma dalam waktu kurang dari satu detik aja.
Bongkar Rahasia Canggih Teknologi SpaceX di Bodi Tesla
Mengenai rahasia dapur dari kehebohan ini, Lars Moravy selaku Wakil Presiden Teknik Kendaraan Tesla membeberkan bahwa Roadster mengandalkan sistem penyedot udara khusus di lantai bawah bodi mobil. Berkat teknologi mutakhir tersebut, sistem penyedot ini sanggup menghasilkan gaya tekan luar biasa hingga dua kali lipat gravitasi bumi sehingga mobil tetep nempel erat saat posisinya terbalik. Setelah bodi mobil menempel sempurna, barulah Tesla mengaktifkan dorongan teknologi mutakhir buatan SpaceX buat mengeksekusi manuver akrobatik yang fantastis di udara.
Lebih lanjut lagi, Elon Musk melengkapi penjelasan teknis tersebut dengan membeberkan kalau mobil ciptaannya ini dibekali pendorong khusus pengatur ketinggian udara serta pendorong utama yang sangat kuat pada area belakang. Makanya, dia dengan sangat percaya diri berani menyebut kalau kendaraan canggih ini pada dasarnya bisa terbang lincah layaknya sebuah roket luar angkasa.
Maka enggak mengherankan kalau paduan sistem pendorong roket tersebut bikin Tesla Roadster sanggup melakukan beragam gerakan sulit, mulai dari berputar cepat sampai melancarkan atraksi akrobatik di angkasa.
Bahkan, Elon Musk sambil tertawa santai sempat melontarkan gurauan bahwa mobil terbang rancangannya ini mungkin enggak mengutamakan keselamatan penumpang sebagai fokus utamanya.
Oleh karena itu, tim penguji memutuskan buat enggak menempatkan pengemudi manusia di dalam kabin mobil selama atraksi berlangsung. Langkah hati-hati ini dengan sengaja diambil oleh Elon Musk guna menghindarkan risiko bahaya cidera fisik jika proses pengujian ekstrem tersebut ternyata tidak berjalan sesuai rencana semula.
Jika dibongkar lebih mendalam, rahasia utama sistem pendorong Roadster ini ternyata mengandalkan sepuluh lubang nosel canggih beserta tangki udara yang menyimpan tekanan sangat tinggi. Kerja sama antar komponen super ketat inilah yang akhirnya memicu mobil buat melompat tinggi, bermanuver bebas di angkasa, sekaligus melesat dengan kecepatan tinggi.
Tantangan Izin Jalan Raya dan Target Produksi yang Terus Mundur
Meski atraksi hebat ini sukses membuktikan kalau Roadster sanggup melompat dan bermanuver di udara, ternyata masih menyisakan setumpuk pertanyaan besar mengenai penerapannya pada mobil produksi massal di jalan raya. Hal tersebut mencakup jaminan keselamatan pengemudi, izin kelayakan jalan umum, sampai potensi aturan hukum tambahan kalau kendaraan umum bener-bener sudah bisa terbang bebas.
Padahal, Tesla sendiri udah lama banget menebar janji manis soal kehadiran generasi terbaru dari Roadster ini. Memang benar kalau model awal kendaraan ini pertama kali diperkenalkan sejak tahun 2017 silam, tapi proses pengembangannya justru terus-menerus mengalami penundaan sampai bertahun-tahun lamanya. Sekarang, Elon Musk memasang target baru agar mobil ini mulai diproduksi massal pada tahun 2028 mendatang, walaupun tenggat waktu itu masih sebatas rencana internal perusahaan yang belum menjamin kepastian jadwal resminya.
Bocoran Varian Mewah, Daya Jelajah, dan Perkiraan Harga
Sembari menunggu kepastian tersebut, Tesla lewat portal resminya udah membuka keran pemesanan buat para konsumen yang berminat membeli tiga pilihan varian Roadster, yaitu Performance, Thrust, dan varian paling gila yakni Rocket. Menariknya, varian Rocket yang dibekali pendorong udara itu tercantum sebagai model super eksklusif yang cuma bisa dipesan kalau kamu mendapat undangan khusus dari pihak pabrikan.
Mengenai daya jelajahnya, Tesla dengan bangga mengklaim kalau baterai Roadster sanggup menemani perjalanan kamu menempuh jarak jauh hingga lebih dari 483 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Sementara itu, varian Rocket yang paling mewah dijagokan sanggup menembus kecepatan puncak yang sangat fantastis, yakni lebih dari 370 kilometer per jam saat melesat di jalanan.
Meskipun spesifikasinya udah dibocorkan ke publik, sayangnya Tesla masih menyimpan rapat-rapat harga resmi buat memboyong mobil terbang ini. Namun sebagai bahan gambaran kamu, model awal Roadster yang rilis tahun 2017 lalu dipatok mulai dari harga 200.000 dolar Amerika atau sekitar Rp 3,59 miliar, sedangkan edisi terbatas Founders Series dilepas seharga 250.000 dolar Amerika atau setara Rp 4,49 miliar. Mengingat adanya lonjakan inflasi, penundaan jadwal yang berlarut-larut, serta penyematan teknologi roket canggih dari SpaceX, maka harga akhir Tesla Roadster penerbang ini hampir pasti bakal melambung jauh lebih mahal di masa depan.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.
