webhostdiy.com Hey, para pengguna Discord! Kalau kamu sering nongkrong di server gaming, ngobrol bareng temen, atau ikut komunitas favorit, siap-siap ya. Mulai Maret 2026, platform ini bakal nerapin aturan baru yang bikin banyak orang kaget: verifikasi usia wajib buat akses fitur penuh. Iya, kamu bisa diminta nunjukin KTP, SIM, paspor, atau rekam video selfie singkat biar bisa keluar dari mode “remaja”.
Jadi, Discord lagi gencar-gencarnya tingkatin keamanan, terutama buat pengguna di bawah umur. Lewat pengumuman resmi di blog mereka, mereka bakal nerapin sistem Teen-by-Default secara global. Artinya, semua akun—baik baru maupun lama—otomatis masuk ke pengaturan ramah remaja. Konten sensitif bakal diburamkan, DM dari orang asing disembunyiin, akses ke channel atau server dewasa dibatasi, bahkan fitur ngomong di stage server atau ubah pengaturan pesan tertentu gak bisa dipake.
Mau balik ke mode dewasa dan nikmatin Discord tanpa batasan? Ya harus verifikasi dulu. Ada dua pilihan utama:
- Video Selfie Pakai AI – Kamu rekam video pendek wajahmu langsung dari aplikasi. Teknologi estimasi usia berbasis wajah (facial age estimation) jalan di perangkatmu sendiri, gak kirim data ke server Discord. Mereka cuma dapet info kelompok usia (remaja atau dewasa), scan wajahnya gak pernah ninggalin HP kamu. Praktis dan katanya lebih aman privasinya.
- Unggah Identitas Resmi – Kalau gak mau pakai selfie, bisa foto KTP, SIM, atau paspor, plus selfie buat cocokin identitas. Proses ini lewat mitra verifikasi Discord, dan dokumennya langsung dihapus setelah usia terkonfirmasi. Gak disimpan lama-lama.
Discord bilang, mayoritas pengguna dewasa gak perlu verifikasi manual kok. Mereka punya model perkiraan usia di belakang layar yang liat dari umur akun, perangkat, pola aktivitas, dan data komunitas secara umum (tanpa liat isi chat pribadi). Kalau modelnya yakin kamu dewasa, ya bebas aja. Tapi kalau ragu atau kamu mau akses konten dewasa, baru deh diminta verifikasi.
kunjungi laman berita terbaru di indonesiaartnews.or.id
Kenapa sih Discord sampe segitunya? Ini bagian dari komitmen mereka buat lindungin anak-anak dan remaja di platform. Sebelumnya, fitur serupa udah diuji di UK dan Australia karena aturan hukum setempat. Sekarang dibikin global biar lebih konsisten dan aman buat semua. Savannah Badalich, Head of Product Policy Discord, bilang ini fondasi buat pengalaman yang lebih aman, sambil tetap kasih fleksibilitas buat pengguna dewasa yang udah terverifikasi.
Tapi, reaksi netizen campur aduk banget. Banyak yang seneng karena server bakal lebih bersih dari konten gak pantas buat bocil. Di sisi lain, ada yang was-was soal privasi. “Kok harus kasih KTP ke app chat?” atau “Video selfie aman gak sih?” Discord ngotot bilang prosesnya dirancang hormatin privasi: data dihapus cepet, proses on-device, dan gak ada info usia yang keliatan ke orang lain.
Buat kamu di Indonesia, ini artinya mulai Maret depan, kalau akunmu belum diverifikasi dan model Discord nebak kamu remaja, fitur-fitur tertentu bakal terkunci. Mau full access lagi? Siapin KTP atau kamera depan HP aja.
Intinya, ini langkah besar Discord buat jadi platform yang lebih aman di era sekarang, di mana regulasi soal anak online makin ketat di mana-mana. Apakah ini bakal bikin pengguna kabur atau malah tambah percaya? Waktu yang bakal jawab.
Buat sekarang, pantau update di app Discord-mu ya. Kalau diminta verifikasi, baca dulu petunjuknya biar gak salah langkah. Stay safe, stay chatting!
