Webhostdiy.com – Raksasa Asus secara resmi meluncurkan dua laptop AI kelas monster, ProArt P16 dan ProArt P14, paska pengumuman besarnya di ajang Computex 2026. Bahkan, para kreator konten dan pengembang teknologi di Tanah Air sudah dapat melakukan pemesanan awal (pre-order) kedua perangkat canggih ini mulai hari Jumat (9/10/2026).
Performa AI Monster Tanpa Cloud Berkat Nvidia RTX Spark
Menariknya, Asus mempercayakan lini ProArt P16 dan ProArt P14 pada platform pemrosesan mutakhir dari Nvidia, yaitu RTX Spark. Mendasari hal tersebut, platform inovatif ini mengombinasikan kekuatan CPU Arm Grace dengan GPU Blackwell RTX agar laptop mampu menjalankan perintah kecerdasan buatan (AI) secara lokal tanpa bergantung pada cloud.
Sebagai catatan penting mengenai arsitektur terpasangnya, Nvidia RTX Spark mengusung konfigurasi memori terpadu (unified memory) dengan kapasitas raksasa hingga 128 GB. Oleh karena itu, CPU Grace dan GPU Blackwell dapat secara efisien berbagi satu kumpulan memori yang sama tanpa kendala hambatan transfer data.
Tak main-main, lebih lanjut CPU Grace pada konfigurasi tertinggi membawa hingga 20 core komputasi perkasa. Di sisi lain, GPU Blackwell mendampinginya dengan sokongan 6.144 CUDA core yang siap melahap beban grafis berat. Bahkan, Asus mengeklaim kombinasi hardware dahsyat ini sanggup menembus angka 1 petaflop performa AI FP4.
Berkat daya gempur kapasitas memori sebesar itu, duo laptop Asus ProArt ini sanggup mengeksekusi model AI lokal hingga 120 miliar parameter. Lebih dari itu, perangkat canggih ini juga sanggup mencerna rentang context window ekstra luas hingga mencapai satu juta token sekaligus.
Oleh karena itu, bagi para kreator konten profesional dan pengembang perangkat lunak, keunggulan teknis ini mempermudah alur kerja yang sangat rumit. Sebagai contoh nyata, pengguna dapat melakukan pemrosesan rendering 3D kompleks, menyunting video 12K RAW, hingga mengoperasikan alur kerja AI generatif tanpa mengandalkan server cloud berbayar.
Bodi Portabel, Layar Lumina OLED, dan Software AI Lokal
Meskipun membawa komponen hardware berkemampuan pemrosesan AI raksasa, Asus secara mengagumkan tetap merancang bodi kedua laptop ini agar senantiasa fleksibel dan portabel.
Dalam hal ini, ProArt P16 mengusung layar sentuh 16 inci dengan ketebalan bodi 12,9 mm dan bobot terjangkau 1,77 kg. Sementara itu, ProArt P14 tampil lebih ringkas membawa layar 14 inci, ketebalan bodi 13,9 mm, serta bobot total 1,48 kg.
Selanjutnya, duo laptop kasta tertinggi Asus ProArt ini menggunakan panel layar Asus Lumina Pro OLED yang memanjakan mata penggunanya. Tak hanya itu, layarnya menawarkan refresh rate variabel hingga 120 Hz, cakupan warna 100 persen DCI-P3 standar sinematik, serta tingkat kecerahan puncak HDR 1.600 nits.
Lebih lanjut, ProArt P16 memboyong layar sentuh beresolusi 4K dengan dukungan Nvidia G-Sync untuk menghasilkan pergerakan mulus. Sebaliknya, ProArt P14 menyajikan ketajaman layar hingga 3K. Selain itu, Asus melengkapi permukaan kedua layar dengan lapisan anti-refleksi agar nyaman digunakan di pencahayaan terang.
Untuk kebutuhan konektivitas nirkabel dan kabel, Asus menyediakan teknologi Wi-Fi 7 berkecepatan tinggi dan port USB4 serbaguna. Bahkan, Asus menyematkan baterai berkapasitas sangat lapang, yakni 99,9 Wh pada ProArt P16 dan 90 Wh pada ProArt P14.
Selain menghadirkan komponen hardware mumpuni, Asus juga membekali kedua laptop ini dengan deretan software penunjang pemrosesan AI lokal.
Salah satu fitur utamanya yaitu MuseTree yang memungkinkan pengguna membuat gambar artistik secara lokal menggunakan model AI FLUX dan WAN. Di samping itu, Asus menyediakan aplikasi StoryCube untuk mengelola dan merapikan berkas media berbasis AI.
Selanjutnya, Asus menjalin kemitraan strategis bersama Nous Research guna menyuntikkan fitur Hermes Agent ke dalam sistem. Alhasil, fitur AI open source ini bisa menjalankan berbagai instruksi tugas secara otomatis di berbagai aplikasi dan berkas lokal.
Bahkan, kedua laptop ini sudah mendukung antarmuka ComfyUI secara bawaan, yaitu sistem pemrosesan berbasis node yang populer untuk merancang alur kerja visual AI.
Harga Resmi di Indonesia dan Hadiah Pre-Order Menggiurkan
Guna menanggapi antusiasme pasar Indonesia, Asus Indonesia resmi membuka sesi pre-order ProArt P14 (H7407BA) dan ProArt P16 (H7607BA) mulai Jumat (9/10/2026).
Pada dasarnya, Asus ProArt P14 dirancang amat ringkas sehingga sangat praktis bila dimasukkan ke dalam tas kerja. Selain itu, layar sentuh Asus Lumina Pro OLED 14 inci beresolusi 3K membantu kreator meninjau karya di lokasi kerja. Menariknya, Asus menyediakan pilihan warna Nano Black dan Neo White.
Di sisi lain, Asus ProArt P16 menyajikan area layar lebih luas bagi kreator yang membutuhkan ruang kerja ekstra lega. Oleh sebab itu, laptop ini sangat cocok untuk menyusun timeline video panjang atau membandingkan beberapa desain secara berdampingan. Lebih dari itu, laptop berlayar sentuh 16 inci 4K OLED ini tampil anggun dalam balutan warna Nano Black.
Mengenai patokan harga, Asus ProArt P14 (H7407BA) dibanderol seharga Rp 79.999.000 di Indonesia dan konsumen dapat membelinya di Asus Online Store, Asus Exclusive Store, serta Asus Store terpilih.
Sementara itu, varian tertinggi Asus ProArt P16 (H7606BA) dijual dengan harga Rp 112.999.000 dan konsumen dapat memesannya langsung melalui saluran Asus Online Store.
Sebagai bonus eksklusif, setiap pemesanan pre-order ProArt P14 atau P16 via Asus Online Store akan mendapatkan paket hadiah Asus ProArt Mouse (MD301) senilai Rp 1.699.000.
Oleh sebab itu, bagi calon pembeli yang berminat, Anda bisa mengakses pemesanan pre-order resmi via Asus Online Store di https://id.Asus.click/preorder-proart-P14&P16 dan mengecek lokasi toko resmi di https://id.Asus.click/proart-p14-h7407.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.
