webhostdiy.com Dulu bernama Office Lens, app ini lahir sekitar tahun 2015 (awalnya buat Windows Phone, lalu nyebar ke Android dan iOS). Fungsinya sederhana tapi powerful: pakai kamera HP buat scan dokumen, whiteboard, kartu nama, atau bahkan kertas catatan tulis tangan. Hasilnya langsung rapi, perspektif lurus otomatis, bayangan hilang, dan teks bisa dibaca mesin lewat OCR (Optical Character Recognition).
Pengguna suka karena gratis, ringan, integrasi mulus sama ekosistem Microsoft seperti OneNote, OneDrive, Word, atau PowerPoint. Mau export jadi PDF, Word, atau slide presentasi? Bisa langsung. Cocok banget buat mahasiswa, pekerja kantoran, atau siapa saja yang sering ribet sama kertas fisik. Banyak yang bilang, “Ini scanner di kantong gue!”
Jadwal Pensiun yang Bikin Panik
Menurut dokumen resmi support Microsoft, proses pensiun dimulai 9 Januari 2026. App ini sudah nggak didukung lagi mulai 9 Februari 2026, dan benar-benar dihapus dari App Store serta Google Play Store pada tanggal itu juga. Yang paling krusial: kamu masih bisa scan dokumen baru pakai app ini sampai 9 Maret 2026. Setelah itu? Fitur scan mati total. Kamu cuma bisa akses scan lama kalau app masih terinstall dan kamu login pakai akun Microsoft terakhir.
Banyak pengguna yang buru-buru download ulang app-nya sebelum hilang dari store, soalnya kalau nggak ke-download sekarang, susah dapet lagi.
Kenapa Microsoft Pensiunkan App Ini?
Microsoft bilang ini bagian dari strategi streamlining produk mereka. Fitur scan yang ada di Lens sekarang sudah dipindah dan ditingkatkan di aplikasi lain, terutama OneDrive. Di OneDrive, fitur scan dokumen udah mirip-mirip, bahkan lebih terintegrasi sama cloud storage. Ada juga yang nyebut ini langkah ke arah AI, karena Microsoft lagi gencar dorong Copilot di Microsoft 365.
simak juga laman berita terkini di indonesiaartnews.or.id
Intinya, mereka nggak mau maintain app terpisah lagi kalau fungsinya bisa digabung ke app yang lebih besar. Mirip seperti dulu mereka matiin fitur-fitur lama buat fokus ke ekosistem terpadu.
Apa yang Harus Dilakukan Pengguna Sekarang?
Jangan panik dulu! Microsoft kasih solusi resmi: pindah ke OneDrive. Cara pakainya gampang:
- Buka app OneDrive di HP kamu (kalau belum punya, download aja gratis).
- Pilih tab Scan atau ikon kamera.
- Scan dokumen seperti biasa: auto-detect tepi, enhance warna, OCR teks, export PDF atau simpan ke cloud.
- Semua hasil langsung nyambung ke akun Microsoft kamu, bisa diakses di mana saja.
Beberapa sumber juga nyebut fitur serupa ada di app Microsoft 365 atau Copilot, tapi OneDrive jadi rekomendasi utama karena paling mirip pengalaman Lens.
Kalau kamu nggak mau pakai produk Microsoft lagi, banyak alternatif bagus di luar sana:
- Adobe Scan – Gratis, OCR kuat, integrasi PDF bagus.
- CamScanner – Populer, banyak fitur edit, tapi ada iklan atau premium.
- Genius Scan – Ringan, tanpa login wajib, hasil bagus.
- Google Drive – Fitur scan built-in, langsung ke cloud Google.
Pilih yang sesuai kebutuhan, yang penting backup scan lama dari Lens dulu sebelum Maret 2026.
Dampak dan Reaksi Pengguna
Banyak yang kecewa karena Lens ini “simpel tapi sempurna”. Ada yang protes di review Play Store, bilang kenapa harus login terus dan upload ke cloud (terutama buat akun kerja). Tapi ada juga yang santai, “Ya udah lah, pindah ke OneDrive aja, toh sama-sama Microsoft.”
Ini jadi pengingat: di era AI dan cloud, app khusus sering digantikan fitur terintegrasi. Microsoft Lens mungkin pensiun, tapi fungsi scan dokumen nggak hilang – malah mungkin jadi lebih pintar ke depannya.
Buat kamu yang masih pakai Lens, segera migrasi ya! Jangan sampai scan penting ilang gara-gara telat pindah. Era baru dimulai, dan scanner di HP tetap jadi senjata ampuh sehari-hari.
