iPhone Meledak! Penjualan Tembus Rekor Gila Sepanjang Masa

Diposting pada

webhostdiy.com Wah, Apple lagi pada puncaknya nih! Baru-baru ini, raksasa teknologi asal Cupertino itu mengumumkan kabar gembira yang bikin fans iPhone di seluruh dunia kegirangan. Penjualan iPhone di kuartal terakhir 2025 (Oktober-Desember) berhasil memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Angkanya? US$85,3 miliar atau sekitar Rp1.430 triliun (dengan kurs saat ini). Gila, kan? Ini naik tajam 23% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya!

CEO Apple, Tim Cook, sampai bilang kalau permintaan iPhone kali ini “simply staggering” alias luar biasa banget. “Ini adalah lineup iPhone terkuat yang pernah kami punya, dan antusiasme pelanggan benar-benar luar biasa,” ujarnya dalam panggilan konferensi dengan investor. Bukan cuma omong doang, fakta di lapangan mendukung: penjualan iPhone mencetak rekor di setiap wilayah geografis, dari Amerika, Eropa, Jepang, sampai China dan India yang lagi booming.

Apa sih yang bikin iPhone laris manis begini? Banyak faktor yang saling mendukung. Pertama, seri iPhone 17 yang diluncurkan September 2025 mendapat sambutan super hangat. Model-model premium seperti iPhone 17 Pro dan Pro Max jadi primadona, bahkan menyumbang lebih dari setengah penjualan di Amerika Serikat. Desain baru yang disebut “liquid glass”, fitur AI yang lebih canggih (meski sempat ada drama kecil di awal), plus upgrade software gratis untuk model lama, bikin orang-orang pada ngantri buat ganti HP.

Yang menarik, banyak analis bilang ini juga karena ada “pent-up demand” atau permintaan yang tertahan. Banyak pengguna iPhone yang terakhir upgrade pas masa pandemi COVID-19, jadi sekarang mereka rame-rame ganti ke model terbaru. Estimasi Wedbush bilang ada sekitar 315 juta pengguna iPhone di seluruh dunia yang belum upgrade lebih dari empat tahun. Pas iPhone 17 keluar, mereka langsung gerak!

Di China, yang merupakan pasar smartphone terbesar kedua di dunia, penjualan iPhone meledak. Tim Cook khusus sebut kalau kuartal ini jadi rekor tertinggi sepanjang masa untuk Greater China. India juga nggak kalah, penjualan kuartalan di sana pecah rekor. Meski pasar smartphone global lagi agak stagnan di beberapa tempat, Apple justru bisa unggul berkat strategi pricing yang lebih pintar dan loyalitas pelanggan yang tinggi.

kunjungi laman berita terbaru di indonesiartnews.or.id

Total pendapatan Apple di kuartal ini mencapai US$143,8 miliar, naik 16% year-over-year, dan ini juga jadi rekor kuartalan terbaik perusahaan sepanjang sejarah. iPhone jadi kontributor terbesar, diikuti layanan (seperti App Store, Apple Music, iCloud) yang naik 15% jadi US$30 miliar. Bahkan base aktif perangkat Apple sekarang sudah tembus 2,5 miliar unit di seluruh dunia—naik 150 juta dari tahun lalu. Bayangin, seperempat populasi bumi punya perangkat Apple!

Tapi nggak semuanya mulus. Ada catatan kecil soal AI yang sempat bikin Apple ketinggalan dibanding kompetitor, sampai-sampai mereka kolaborasi dengan Google untuk fitur tertentu. Tapi untungnya, itu nggak berdampak besar ke penjualan hardware. Malah, iPhone tetap jadi raja di pasar smartphone global dengan pangsa hampir 20%, nyaris mengalahkan Samsung.

Saham Apple juga ikut meroket setelah pengumuman ini, meski sempat fluktuasi karena warning dari Tim Cook soal memori atau supply chain di masa depan. Tapi secara keseluruhan, investor senang banget. Ini bukti kalau brand Apple masih kuat, dan iPhone tetap jadi produk yang orang rela antre dan keluar duit banyak.

Ke depan, Apple diprediksi bakal terus panen cuan. Analis bilang permintaan tinggi ini bisa berlanjut sampai 2027, apalagi kalau iPhone 18 nanti bawa inovasi lebih gila lagi. Buat pengguna di Indonesia, ini kabar baik juga—artinya stok iPhone resmi kemungkinan lebih stabil, dan mungkin ada promo menarik di e-commerce atau Apple Store.

Intinya, iPhone lagi di masa keemasan. Dari yang dulu cuma HP inovatif, sekarang jadi simbol status, produktivitas, dan gaya hidup. Rekor penjualan ini bukan cuma angka, tapi bukti kalau Apple masih bisa bikin orang jatuh cinta lagi dan lagi. Kamu termasuk yang lagi nimbang-nimbang ganti ke iPhone terbaru nggak nih?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *