Webhostdiy.com – Dunia teknologi kembali dihebohkan oleh langkah nekat Asus. Yap, raksasa teknologi yang selama ini identik dengan laptop gaming keren dan komponen komputer canggih itu tiba-tiba melebarkan sayap ke industri sepeda listrik. Kejutan besar ini mereka wujudkan melalui perangkat bernama Oxiis E250G1 yang baru saja dipamerkan secara resmi di ajang Eurobike 2026. Berbeda dengan kit konversi sepeda listrik pada umumnya yang merepotkan, Oxiis langsung menyita perhatian karena mengusung konsep “booster” instan. Alhasil, pengguna kini bisa mengubah sepeda biasa menjadi sepeda listrik bertenaga tanpa perlu keahlian teknis sekalipun.
Spesifikasi Menggiurkan di Balik Bodinya yang Mungil
Meski ukurannya tergolong kompak, perangkat ini menyimpan spesifikasi yang cukup impresif. Motor listriknya mengusung daya nominal 250W yang mampu melonjak hingga 500W saat dibutuhkan tenaga ekstra. Dengan baterai 158,4 Wh atau setara 36V, Oxiis mampu menempuh jarak hingga 50 kilometer dalam sekali pengisian daya. Berat totalnya yang hanya 3,7 kilogram termasuk baterai jelas menjadi nilai jual tersendiri. Dimensinya yang ramping, 400 x 84 x 128 mm, membuatnya mudah dipasang di berbagai jenis sepeda. Kecepatan maksimalnya mencapai 32 km/jam, namun akan otomatis terkunci di 25 km/jam jika digunakan di wilayah dengan regulasi ketat. Proses pengisian daya pun terbilang cepat, hanya butuh 2 jam dengan charger PD 100W. Selain itu, perangkat ini memiliki rating tahan air IPX4 dan kompatibel dengan aplikasi pendamping untuk Android dan iOS.
Pasang Tanpa Ribet, Cukup Jepit di Tiang Sadel!
Salah satu daya tarik utama Asus Oxiis terletak pada kemudahan pemasangannya yang luar biasa praktis. Pengguna tidak perlu repot-repot membongkar roda atau melepas rantai sepeda karena perangkat ini hadir sebagai modul mandiri yang sudah terintegrasi penuh. Cukup dengan menjepitkannya pada tiang sadel, maka sepeda biasa pun langsung berubah menjadi sepeda listrik dalam hitungan detik. Proses instalasi yang super cepat ini jelas menghemat waktu dan tenaga, sehingga siapa pun bisa melakukannya di rumah tanpa bantuan mekanik. Selain itu, desain praktis ini juga meminimalkan risiko kerusakan pada komponen sepeda asli karena tidak ada bagian yang perlu dimodifikasi secara permanen.
Teknologi Canggih Friction Drive, Dorongan Terasa Lebih Natural
Berbeda dengan sistem konversi konvensional yang memutar hub roda, Asus Oxiis mengandalkan teknologi friction drive yang lebih inovatif. Sistem ini memanfaatkan roller atau motor kecil yang menekan langsung ke permukaan ban belakang. Saat motor berputar, maka ban ikut bergerak dan memberikan dorongan instan setiap kali pengendara mengayuh pedal. Mekanisme ini membuat bantuan tenaga terasa lebih halus dan natural, seolah-olah sedang mengayuh sepeda biasa namun dengan kekuatan ekstra. Keunggulan lainnya, pengguna tidak perlu mengubah struktur sepeda sama sekali karena semua mekanisme bekerja dari luar ban. Teknologi ini juga membuat Oxiis kompatibel dengan berbagai jenis sepeda, mulai dari sepeda gunung, sepeda kota, hingga sepeda balap. Hasilnya, pengalaman bersepeda listrik bisa dinikmati tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli sepeda listrik baru.
Tahan Cipratan Air, Siap Kawal Aktivitas Harian
Rating IPX4 pada Asus Oxiis memberikan perlindungan yang memadai terhadap cipratan air dari segala arah. Dengan demikian, pengguna tidak perlu cemas jika terjebak hujan ringan atau harus melewati jalanan basah saat bersepeda. Meski demikian, perlindungan ini tidak membuat perangkat sepenuhnya kedap air, sehingga Oxiis tidak dirancang untuk kondisi terendam atau terkena tekanan air tinggi. Standar IPX4 ini tetap memberikan ketenangan tersendiri karena perangkat akan berfungsi normal dalam situasi sehari-hari yang kerap melibatkan paparan air, seperti percikan genangan atau gerimis tipis.
Baterai Sekecil iPhone, Jarak Tempuh Sampai 51 Kilometer!
Kejutan lainnya datang dari modul baterai Asus Oxiis yang ukurannya sangat ringkas, bahkan lebih kecil dari smartphone iPhone. Meskipun mungil, baterai ini mampu memberikan jarak tempuh hingga 51 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Sistem baterai yang mudah dilepas-pasang ini juga menjadi nilai tambah karena pengguna bisa mengisi ulang daya tanpa harus membawa seluruh sepeda ke dekat stop kontak. Bagi yang sering melakukan perjalanan jauh, baterai cadangan bisa disiapkan sebagai antisipasi. Fleksibilitas ini membuat pengendara tetap tenang dan tidak khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan.
Charging Cuma Dua Jam, Ideal untuk Pekerja Kantoran
Waktu pengisian baterai yang hanya sekitar dua jam membuat Asus Oxiis menjadi solusi sempurna bagi pekerja kantoran yang sibuk. Bayangkan, Anda bisa bersepeda ke kantor di pagi hari, mencabut baterai dengan mudah, lalu mengecasnya di meja kerja sambil menjalani rutinitas harian. Saat jam pulang tiba, baterai sudah terisi penuh dan siap digunakan untuk perjalanan pulang. Sistem fast charging ini membuat penggunaan sepeda listrik terasa sangat efisien dan tidak mengganggu produktivitas. Selain menghemat waktu, pengguna juga tidak perlu khawatir kehabisan daya saat harus melewati jalan menanjak di perjalanan pulang.
Pantau Semua Data Lewat Oxiis App di Smartphone
Asus juga melengkapi Oxiis dengan aplikasi pendamping bernama Oxiis App yang berfungsi sebagai pusat kontrol dan monitoring perangkat. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa melihat status baterai secara real-time, mengetahui sisa jarak tempuh, serta mengatur level bantuan motor sesuai kebutuhan dan medan yang dilalui. Aplikasi ini mendukung konektivitas nirkabel sehingga semua data penggunaan sepeda dapat dipantau langsung dari smartphone. Yang lebih menarik, Oxiis App juga menyediakan pembaruan firmware secara berkala untuk menjaga performa perangkat tetap optimal dan menambahkan fitur-fitur baru seiring perkembangan waktu.
Cocok untuk Semua Ukuran Ban, Mulai 16 Inci hingga 700c
Asus merancang Oxiis agar kompatibel dengan hampir semua ukuran roda sepeda yang beredar di pasaran. Mulai dari diameter 16 inci, 29 inci, hingga ban 700c yang biasa digunakan pada road bike. Ketebalan dan bentuk permukaan ban juga bukan menjadi kendala karena roller Oxiis didesain dengan sudut kemiringan khusus. Desain ini membantu roller “menempel” pada permukaan ban dengan presisi tinggi, mirip dengan standar perangkat konversi kelas atas lainnya. Dengan kompatibilitas seluas ini, pengguna tidak perlu khawatir apakah Oxiis cocok dengan sepeda kesayangan mereka.
Kendali Penuh di Tangan Pengendara, Hemat Tenaga Saat Dibutuhkan
Karena dipasang langsung di tiang sadel, Asus Oxiis memberikan fleksibilitas penuh bagi pengendara untuk menentukan kapan menggunakan tenaga motor listrik dan kapan hanya mengandalkan kayuhan kaki. Saat melewati jalan menanjak atau ketika tubuh mulai lelah, pengguna tinggal mengaktifkan motor elektrik untuk mendapatkan bantuan tenaga instan. Sebaliknya, di jalan datar atau saat ingin berolahraga, motor bisa dimatikan dan pengendara kembali mengayuh seperti sepeda biasa. Sistem on-demand boost ini membuat pengalaman bersepeda menjadi lebih nyaman dan efisien. Kontrol yang sepenuhnya berada di tangan pengguna juga memastikan sensasi bersepeda tetap terasa natural dan menyenangkan.
Berapa Harganya? Siapkan Rp 10 Juta Lebih!
Tentu saja, inovasi canggih ini dibanderol dengan harga yang cukup menggiurkan. Berdasarkan bocoran dari berbagai sumber terpercaya, Asus Oxiis akan dijual dengan kisaran harga €500 hingga €600. Jika dikonversi ke rupiah, harganya berkisar antara Rp 10,3 juta hingga Rp 12,3 juta. Meski tergolong premium, nilai yang ditawarkan sebanding dengan kemudahan, fleksibilitas, dan teknologi mutakhir yang disematkan. Bagi mereka yang ingin merasakan sensasi sepeda listrik tanpa harus membeli unit baru, Oxiis bisa menjadi investasi yang sangat menarik.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.



