Webhostdiy.com – Dunia chip komputasi kembali dihebohkan! Mediatek resmi meluncurkan chip laptop terbarunya, Dimensity CX C10 Max, pada Senin (21/9/2026). Menariknya, produk ini menjadi panglima perang pertama dari keluarga Dimensity Compute Experiences (CX) yang Mediatek rancang khusus untuk perangkat komputasi alias PC. Tak tanggung-tanggung, lewat chip ini Mediatek langsung menantang para raja laptop seperti Intel, AMD, dan Qualcomm, sekaligus menunjukkan ambisinya menerobos pasar PC yang selama ini didominasi pabrikan lama.
Nah, yang bikin banyak orang melebar mata, chip ini dibuat lewat fabrikasi 3 nanometer (nm)—teknologi produksi paling canggih saat ini. Mediatek memang membidik chip ini untuk laptop kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru bernama Googlebook. Lebih uniknya lagi, laptop tersebut mengusung gabungan dua sistem operasi (OS) sekaligus, yakni Android dan ChromeOS. Menurut keterangan resmi Mediatek, kombinasi ini menghadirkan fleksibilitas Android sekaligus produktivitas ChromeOS dalam satu perangkat.
Lantas, di mana letak kehebohan Dimensity CX C10 Max? Jawabannya ada pada komponen pemroses AI alias Neural Processing Unit (NPU) bernama Mediatek NPU 890. Sebagai info, NPU berperan seperti “otak khusus” yang menggarap tugas-tugas AI secara instan, mulai dari asisten virtual sampai penyuntingan foto cerdas. Nah, komponen inilah senjata pamungkas chip ini.
Soal performa, NPU ini digadang-gadang sanggup mencetak tenaga hingga 55 triliun operasi per detik (TOPS). Artinya, laptop pengguna bisa menjalankan beragam pemrosesan AI secara lokal tanpa harus bergantung pada server atau internet. Asyiknya, semua proses tetap berjalan lancar walau koneksi sedang tepar. Bagi pengguna awam, angka 55 TOPS itu berarti laptop siap mengeksekusi model AI modern, seperti chatbot, generator gambar, hingga asisten pintar, tanpa hambatan berarti.
Lebih gila lagi, kemampuan tersebut menjadikan Dimensity CX C10 Max sebagai chip dengan kapasitas pemrosesan AI tertinggi di kelasnya. Singkatnya, Mediatek berhasil mengalahkan kompetitor-kompetitor besarnya dengan sangat telak. Luar biasa untuk ukuran pendatang baru di segmen PC!
Sebagai gambaran, Intel Panther Lake cuma sanggup menghasilkan 47-50 TOPS. Sementara itu, Qualcomm Snapdragon X Elite berhenti di angka 45 TOPS. Dengan begitu, chip Mediatek ini unggul cukup jauh, dan selisih 5-10 TOPS itu sangat menentukan dalam dunia AI yang serba butuh tenaga komputasi besar.
Beralih ke urusan prosesor (CPU), Dimensity CX C10 Max mengusung konfigurasi delapan inti dengan arsitektur “All Big Core”. Berbeda dari desain konvensional yang mencampur inti besar dan kecil, pendekatan ini mengutamakan performa penuh di seluruh inti. Dengan begitu, laptop tetap responsif ketika dipakai multitasking berat sekalipun.
Inti tercepatnya, yaitu Cortex-X925, hadir satu unit dengan kecepatan hingga 3,73 GHz. Setelah itu, Mediatek melengkapinya dengan tiga unit Cortex-X4 dan empat unit Cortex-A720 sebagai penopang performa. Kombinasi ini menjanjikan keseimbangan mantap antara kecepatan dan efisiensi daya.
Tak berhenti di situ, chip terbaru Mediatek ini juga membawa GPU Immortalis-G925 MC11 dengan jumlah inti mencapai 11 unit. Konsekuensinya, urusan gaming, penyuntingan video, hingga desain grafis di laptop niscaya berjalan mulus tanpa hambatan berarti.
Bocoran Spesifikasi Lengkap: RAM Ngebut, GPU Gahar, dan Kamera Pintar
Lanjut ke urusan memori, chip ini mendukung RAM LPDDR5X berkecepatan hingga 9.600 Mbps. Selain itu, Mediatek menyiapkan dukungan penyimpanan berjenis UFS 4.0 yang terkenal ngebut saat membaca dan menulis data. Kombinasi keduanya menjanjikan pengalaman kerja super responsif, sehingga membuka file besar atau menjalankan aplikasi berat bakal terasa secepat kedip.
Di sisi lain, Mediatek turut memersenjatai chipset barunya dengan prosesor gambar bernama Imagiq 1090 AI-ISP. Komponen satu ini bakal menjadi sahabat karib bagi pengguna yang rajin video call maupun rutin membuat konten digital.
Apa saja keunggulannya? Imagiq 1090 mendukung sensor kamera hingga 32 megapiksel. Bahkan, komponen ini mengusung segudang fitur berbasis AI, mulai dari HDR video, pembesaran video, perekaman video bergaya sinematik, sampai pelacakan fokus secara real-time. Hasil rekamannya pun dijanjikan terlihat jauh lebih profesional.
Beralih ke konektivitas, Dimensity CX C10 Max mengusung Wi-Fi 7 dengan kecepatan transfer hingga 7,3 Gbps. Di samping itu, chip ini juga mendukung Bluetooth 6.0 dengan sistem dual-engine yang membuat koneksi antarperangkat semakin stabil. Dengan bekal lengkap tersebut, pengguna bisa bekerja, streaming, hingga main game online tanpa putus-putus.
Dikhususkan untuk Googlebook, Lanjutkan Kemitraan Mediatek-Google
Nah, seperti disinggung di awal, Mediatek menegaskan bahwa mereka mengembangkan Dimensity CX C10 Max secara khusus untuk perangkat Googlebook. Artinya, kita bakal segera menyaksikan era baru laptop AI bertenaga chip Mediatek di pasaran.
Pengembangan ini sekaligus melanjutkan kerja sama jangka panjang Mediatek dan Google di bidang perangkat komputasi berbasis Android dan sistem operasi ChromeOS. Terlebih lagi, pengalaman pasar belakangan ini menunjukkan segmen laptop AI tumbuh pesat, sehingga keduanya jelas serius ingin menguasainya.
Namun, sedikit menyayangkan, kedua perusahaan masih menyimpan rahasia soal perangkat Googlebook pertama yang akan mengusung Dimensity CX C10 Max. Mediatek bahkan belum membocorkan jadwal ketersediaan laptop dengan chip tersebut. Sejauh ini, perusahaan baru memastikan kesiapan chipnya, sementara detail peluncuran perangkat masih dirahasiakan rapat. Jadi, kita wajib bersabar menanti kabar pastinya.
Debut Perdana Sempat Bocor? Konon Siap Menghiasi Laptop Lenovo
Meski begitu, kabar beredar dari Chrome Unboxed bahwa chip ini bakal melakukan debut pertama di laptop detachable terbaru Lenovo yang dijuluki Lenovo Duet M. Kalau bocoran ini terbukti benar, siap-siap saja antre, karena laptop tersebut berpotensi menjadi gadget paling dinantikan tahun depan. Tunggu dan saksikan saja!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.



