China Perkenalkan Urban, Kendaraan Terbang AI Pertama yang Dikendarai Sambil Berdiri

Diposting pada

Webhostdiy.com – Bayangkan kamu berdiri santai di atas platform datar, lalu melayang di udara seperti Aladdin menaiki karpet ajaibnya. Kedengarannya mustahil? Ternyata tidak! Perusahaan asal China, CoolFly, baru saja memperkenalkan Urban, sebuah kendaraan terbang berawak yang dirancang khusus agar penggunanya bisa mengendarainya dalam posisi berdiri. Wah, benar-benar seperti dunia fantasi yang jadi kenyataan, ya!

CoolFly dengan percaya diri mengeklaim Urban sebagai kendaraan terbang berawak pertama di dunia yang menggunakan posisi berdiri. Bentuknya pun jauh berbeda dari pesawat konvensional maupun kendaraan electric vertical take-off and landing (eVTOL) pada umumnya. Sekilas, konsepnya memang mirip seperti karpet ajaib dalam film Aladdin, yang memungkinkan penggunanya melayang bebas di angkasa. Namun, tentu saja, ini bukan sekadar dongeng—ini teknologi nyata yang sudah diuji!

Ketimbang menggunakan sayap atau kokpit tertutup, Urban justru mengandalkan platform datar berbentuk seperti bunga dengan diameter sekitar 3,5 meter. Platform tersebut memiliki empat kipas menyerupai kelopak bunga, yang dikelilingi kisi-kisi pengaman berbentuk sarang lebah. Di bagian tengah, terdapat area yang memungkinkan pengendara berdiri dengan tinggi hingga 1,9 meter dan bobot maksimal 90 kilogram. Jadi, buat kamu yang punya tinggi badan ideal, kendaraan ini siap membawamu terbang!

“Pilot cukup menggerakkan tuas kontrol untuk maju atau mundur, dan menekan tombol untuk lepas landas. Posisi berdiri juga memberikan pandangan 360 derajat tanpa terhalang kokpit,” kata CEO CoolFly, Li Wei. Dengan kata lain, kamu bisa menikmati pemandangan udara tanpa ada penghalang sedikit pun. Keren, bukan?

Namun, salah satu tantangan utama kendaraan terbang dengan posisi berdiri adalah pusat gravitasi manusia yang terus berubah ketika pilot bergerak. Nah, di sinilah kecanggihan AI berperan! CoolFly mengatasinya dengan sistem pendeteksi gravitasi berbasis kecerdasan buatan (AI), di mana sensor presisi tinggi secara terus-menerus memantau perubahan pusat gravitasi gabungan antara pilot dan kendaraan. Sistem kemudian menyesuaikan dorongan pada rotor secara otomatis. CoolFly mengatakan mekanisme ini memberikan sensasi kendali yang mirip dengan mengendarai skuter listrik yang dapat menyeimbangkan diri. Jadi, meskipun kamu bergerak aktif di atasnya, kendaraan ini tetap stabil dan aman!

Li Wei mengeklaim pengguna hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk memahami cara mengendalikan Urban. Bayangkan, hanya dalam waktu singkat, kamu sudah bisa terbang layaknya superhero! Tentu saja, ini berkat teknologi AI yang membuat segalanya terasa mudah dan intuitif.

Punya Sistem Kontrol Cadangan

Urban dan eVTOL lain buatan CoolFly seperti Dream, menggunakan sistem kontrol penerbangan NA80 dual-redundant. Sistem tersebut memiliki dua unit kontrol yang bekerja secara paralel. Masing-masing unit dilengkapi tiga inertial measurement unit (IMU) kelas penerbangan. Kedua sistem saling memeriksa data secara real time. Jika sistem utama mengalami gangguan, sistem cadangan dapat mendeteksi masalah dan mengambil alih kendali dalam hitungan milidetik. Dengan demikian, keselamatan pengguna benar-benar terjaga!

CoolFly juga menyiapkan sejumlah fitur keselamatan pasif, seperti baju penerbangan dengan airbag, parasut untuk seluruh kendaraan, dan bantalan penyerap benturan. Untuk perlindungan aktif, Urban menggunakan LiDAR dan computer vision untuk mendeteksi serta menghindari obyek seperti kabel listrik dan pohon. Jadi, kamu tidak perlu khawatir menabrak rintangan saat terbang!

Diuji di Suhu Ekstrem

Kemampuan Urban sempat dipamerkan dalam Festival Musim Semi China pada Februari 2026. Dua kendaraan Urban digunakan untuk membawa penampil ke udara di Harbin, Heilongjiang, dalam kondisi suhu sekitar minus 30 derajat Celsius dan bersalju kencang. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi baterai, material, dan sistem avionik. CoolFly menghabiskan lebih dari satu bulan untuk mengoptimalkan sistem manajemen suhu baterai dan algoritma kontrol penerbangan agar kendaraan dapat beroperasi dalam kondisi tersebut. CoolFly menyebut demonstrasi itu sebagai demonstrasi publik pertama kendaraan terbang listrik berawak yang beroperasi dekat permukaan tanah dalam kondisi ekstrem tersebut. Sungguh pencapaian yang luar biasa!

Adapun saat ini CoolFly bekerja sama dengan tempat wisata dan kamp penerbangan di China untuk mengembangkan pengalaman wisata udara jarak rendah. Salah satu lokasi pengujiannya berada di Hangzhou Grand Canal Steelworks Park. Untuk pasar luar China, kendaraan tersebut diposisikan sebagai pesawat rekreasi pribadi yang dapat dibeli langsung oleh konsumen. Sejumlah dealer domestik dan internasional juga telah menandatangani kesepakatan dengan CoolFly. Aspek asuransi juga mulai disiapkan. Pada Juni 2026, China Pacific Insurance cabang Shenzhen menyediakan polis yang disebut sebagai perlindungan komprehensif pertama untuk kendaraan terbang berawak dengan posisi berdiri. Polis tersebut mencakup kerusakan kendaraan, tanggung jawab pihak ketiga, dan cedera penumpang, dihimpun dari Global Times.

Dengan segala kecanggihan dan fitur keselamatan yang ditawarkan, Urban benar-benar membuka era baru dalam dunia transportasi udara pribadi. Siapa sangka, karpet ajaib Aladdin kini jadi nyata berkat teknologi AI buatan China? Tunggu apa lagi, siapkan dirimu untuk terbang!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *