webhostdiy.com — Alibaba Rilis Qwen 3.5: AI Agen Super Murah yang Bisa Kalahin GPT dan Gemini? Wah, dunia AI lagi panas-panasnya nih! Baru saja pada 16 Februari 2026, Alibaba Cloud resmi melepas Qwen 3.5, model AI terbaru mereka yang langsung bikin heboh. Model ini disebut-sebut sebagai senjata baru di era “agentic AI” — alias AI yang bisa bertindak sendiri seperti agen pribadi, bukan cuma ngobrol doang.
Apa sih yang bikin Qwen 3.5 ini spesial? Pertama, model open-weight ini punya total 397 miliar parameter, tapi cuma 17 miliar yang aktif setiap kali memproses tugas. Ini namanya arsitektur Mixture-of-Experts (MoE) hybrid yang cerdas banget, gabungin linear attention dengan sparse experts. Hasilnya? Kecepatan inferensi naik gila-gilaan: katanya 19 kali lebih cepat dari pendahulunya Qwen 3 Max untuk tugas konteks panjang, dan 8 kali lebih efisien buat workload besar.

Yang paling bikin iri developer: biayanya 60% lebih murah dibanding versi sebelumnya. Bahkan untuk versi API-nya (Qwen 3.5-Plus), harga per juta token cuma sekitar 0,8 yuan — alias jauh lebih hemat dibanding kompetitor seperti Gemini 3 Pro yang katanya 18 kali lipat lebih mahal. Bayangin, performa setara tapi dompet nggak jebol!

Fitur utama yang bikin Qwen 3.5 beda dari yang lain adalah kemampuan “visual agentic”. Model ini bisa berinteraksi langsung dengan aplikasi di HP atau komputer, ambil tindakan sendiri tanpa perlu manusia campur tangan terus-menerus. Misalnya, analisis video panjang sampai 2 jam, paham gambar dan teks sekaligus (native multimodal), bahkan eksekusi tugas kompleks seperti coding otomatis atau browsing web.

Alibaba klaim performanya sudah setara atau bahkan unggul di beberapa benchmark dibanding raksasa Amerika. Di MMLU-Pro, skornya tinggi banget, di VideoMME capai 87.5%, dan di tugas agentic seperti BrowseComp malah ngalahin Gemini 3 Pro. Untuk coding agent, skor di Terminal-Bench dan SWE-Bench juga kompetitif, meski belum selalu juara mutlak lawan GPT-5 series atau Claude Opus terbaru. Tapi poinnya, ini open-source (Apache 2.0 license), jadi siapa aja bisa download, fine-tune, dan deploy sendiri di Hugging Face atau ModelScope.
Kunjungi laman berita terbaru di indonesiaartnews.or.id
Selain itu, dukungan bahasanya melonjak dari 119 jadi 201 bahasa dan dialek, termasuk tentu saja bahasa Indonesia yang lebih natural. Cocok buat developer lokal yang pengen bikin aplikasi AI tanpa ribet adaptasi bahasa.
Rilis ini datang di saat persaingan AI di China lagi sengit. Baru beberapa hari sebelumnya, ByteDance dan Zhipu AI juga rilis model agentic baru. Alibaba seolah bilang, “Kita nggak mau kalah!” Mereka fokus ke efisiensi dan cost-per-performance, yang memang jadi kekuatan utama perusahaan China di tengah keterbatasan chip high-end karena restriksi ekspor.
Buat pengguna biasa, Qwen 3.5 sudah terintegrasi di Qwen Chat (chat.qwen.ai), app mobile, dan versi PC. Gratis dicoba, plus fitur seperti image generation, document processing, dan web search built-in. Developer bisa langsung akses di Alibaba Cloud Model Studio, dengan context window default 1 juta token — mantap buat tugas panjang!
Secara keseluruhan, Qwen 3.5 ini seperti pesan dari Alibaba: AI canggih nggak harus mahal dan tertutup. Di era di mana AI agent bakal jadi “asisten pribadi” sehari-hari, model murah, cepat, dan powerful seperti ini bisa bikin akses teknologi lebih merata. Apalagi buat komunitas open-source, ini hadiah besar di awal tahun 2026.
Kalau kamu developer atau penggemar AI, buruan cek langsung di situs resmi Qwen atau Hugging Face. Siapa tahu, ini model yang bakal bikin proyek kamu selanjutnya jauh lebih efisien dan hemat budget. Era AI agen murah sudah dimulai, dan Alibaba lagi pegang kemudi kuat di jalur ini!



