webhostdiy.com — Hey, kalau kamu masih setia pakai Windows 10 di laptop atau PC sehari-hari, ada kabar penting nih dari Microsoft. Baru-baru ini, raksasa teknologi asal Redmond ini ngasih peringatan serius soal keamanan. Intinya: segera lakukan update sistem, kalau nggak, perangkatmu bisa masuk ke kondisi “degraded security state” alias keamanannya turun drastis. Bukan main-main, ini bisa bikin PC kamu lebih rentan diserang hacker atau malware.

Ceritanya berawal dari masa berlaku Secure Boot certificates yang bakal habis pada Juni 2026. Secure Boot ini fitur keamanan penting banget, lho. Dia bertugas memastikan hanya software yang terpercaya yang bisa jalan pas komputer dinyalain pertama kali (boot process). Bayangin kalau fitur ini lemah, bootkit atau malware berbahaya bisa nyusup lebih mudah dari awal.

Microsoft bilang, sertifikat lama ini sudah dipakai sejak zaman Windows 8 dulu, dan sekarang waktunya “refresh” atau diganti yang baru. Untuk perangkat Windows 11, update ini otomatis datang lewat pembaruan bulanan biasa, jadi pengguna nggak perlu repot. Tapi buat yang masih pakai Windows 10? Situasinya beda. Kalau nggak di-update atau ikut program khusus, perangkatmu bakal kehilangan perlindungan ini setelah Juni nanti. Hasilnya? Tingkat keamanan menurun, dan risiko serangan cyber naik tajam.

kunjungi juga laman berita unik terbaru hanya di indonesiaartnews
Ingat ya, dukungan resmi Windows 10 sebenarnya sudah berakhir sejak 14 Oktober 2025. Setelah tanggal itu, Microsoft nggak lagi kasih update keamanan gratis, fitur baru, atau bantuan teknis. Banyak pengguna yang masih bertahan karena Windows 10 terasa stabil dan familiar. Tapi sekarang, dengan ancaman Secure Boot ini, Microsoft makin tegas: “Upgrade atau lindungi diri dengan cara lain!”
Apa yang bisa kamu lakukan sekarang?
- Upgrade ke Windows 11 – Ini pilihan paling aman dan direkomendasikan Microsoft. Windows 11 punya fitur keamanan lebih modern, seperti TPM 2.0 dan Secure Boot yang lebih ketat. Sertifikat baru otomatis terdistribusi tanpa ribet. Cek dulu spek PC kamu di Settings > Update & Security > Windows Update. Kalau memenuhi syarat (minimal prosesor tertentu, RAM 4GB, storage 64GB, dll.), upgrade gratis bisa langsung dilakukan. Banyak yang bilang Windows 11 lebih smooth dan punya Copilot AI yang bantu kerja sehari-hari.
- Ikut Program Extended Security Updates (ESU) – Kalau PC kamu nggak memenuhi syarat Windows 11 atau kamu butuh waktu lebih lama buat ganti hardware, ESU bisa jadi jalan tengah. Program ini kasih update keamanan tambahan sampai 13 Oktober 2026 (satu tahun ekstra). Syaratnya: sistem harus di versi 22H2 dan install update tertentu dulu. Untuk konsumen, ESU ini berbayar, tapi worth it kalau data pribadi atau kerja penting ada di PC itu. Setelah daftar ESU, sertifikat Secure Boot baru juga bakal masuk otomatis.
- Update manual secepatnya – Buka Windows Update sekarang juga! Microsoft baru rilis patch Februari 2026 (seperti KB5075912) yang sudah mulai distribusi sertifikat baru ini. Patch ini juga nutup puluhan celah keamanan, termasuk beberapa zero-day yang lagi dieksploitasi hacker. Jangan tunda, karena Patch Tuesday Februari ini termasuk fix untuk 6 zero-day actively exploited – artinya hacker sudah pakai celah itu di dunia nyata.
Kenapa ini mendesak? Karena setelah Juni 2026, kalau sertifikat lama expired dan nggak diganti, PC Windows 10 bakal kesulitan boot dengan aman. Bisa-bisa muncul error, atau lebih parah, sistem jadi rentan malware yang target boot process. Microsoft sendiri nyebut ini sebagai “generational refresh” – perubahan besar di root of trust keamanan Windows.
Banyak pengguna di Indonesia masih pakai Windows 10 karena alasan budget atau PC lama. Tapi ingat, tanpa update keamanan, risiko virus, ransomware, atau pencurian data jadi jauh lebih tinggi. Apalagi di era sekarang, serangan cyber makin canggih dan sering target pengguna rumahan.
Jadi, action sekarang: cek update, pertimbangkan upgrade, atau daftar ESU kalau perlu. Jangan sampai nyesel gara-gara telat update. PC aman berarti data dan privasi kamu juga aman!
Buat kamu yang punya cerita soal Windows 10 vs Windows 11, atau butuh tips upgrade, share di kolom komentar ya. Stay safe, guys!



