webhostdiy.com, Hai, sobat tech! Di era di mana gadget harus serba bisa, Motorola lagi-lagi bikin gebrakan dengan Moto Pad 60 Pro. Bayangin aja, tablet biasa yang bisa disulap jadi laptop mini hanya dengan tambahan keyboard pack. Kami di WEBHOSTDIY.COM baru aja nyobain nih, dan hasilnya? Bikin tablet ini serasa perangkat hybrid yang siap nemenin kerja atau main seharian. Penasaran gimana rasanya? Yuk, simak ulasan santai kami ini. Kami janji, ini tulisan asli tanpa copas, langsung dari pengalaman dan riset mendalam.
Pertama-tama, mari kita kenalan dulu sama Moto Pad 60 Pro. Tablet ini diluncurkan sekitar pertengahan 2025, dan langsung jadi perbincangan di kalangan gadget lover. Harganya mulai dari sekitar Rp 4 jutaan (atau ₹26.999 di India, yang setara lah), bikin dia masuk kategori mid-range tapi fiturnya nggak kalah sama yang premium. Layarnya gede banget, 12.7 inci dengan resolusi tinggi dan refresh rate 144Hz. Smooth abis buat scrolling medsos atau edit dokumen. Prosesornya pakai MediaTek Helio G99, yang cukup tangguh buat multitasking tanpa lag. RAM 8GB dan storage 256GB, plus bisa ekspansi via microSD. Baterainya? 10.200 mAh, tahan sampe 10 jam lebih buat pemakaian normal. Oh ya, dia juga support stylus Moto Pen Pro yang akurat banget buat gambar atau catat.

Tapi, yang bikin spesial adalah keyboard pack-nya. Ini bukan keyboard biasa, guys. Keyboard pack Moto Pad 60 Pro dirancang magnetic, mudah dipasang dan dilepas. Bentuknya seperti case yang melindungi tablet sekaligus punya kickstand buat posisi miring kayak laptop. Tombol-tombolnya nyaman, dengan travel key yang pas – nggak terlalu empuk, nggak terlalu kaku. Ada backlight juga, jadi cocok buat ngetik malam-malam tanpa ganggu orang sekitar. Koneksinya via Bluetooth 5.0, stabil dan jarang putus. Saat dipasang, tablet langsung masuk mode produktivitas, mirip DeX di Samsung atau desktop mode di Android.
kunjungi juga laman berita terbaru di Indonesiaartnews.or.id
Kami nyobain keyboard ini selama seminggu penuh. Mulai dari ngetik artikel panjang kayak ini, edit foto di apps seperti Lightroom, sampe main game ringan. Rasanya? Serasa laptop beneran! Layar besar plus keyboard fisik bikin produktivitas naik level. Misalnya, saat meeting virtual, kickstandnya bikin tablet berdiri tegak, dan keyboardnya memudahkan balas chat tanpa sentuh layar. Buat content creator, stylus plus keyboard ini combo mematikan – gambar dulu, lalu ketik deskripsi. Tapi, jujur aja, buat kerja berat seperti edit video 4K, masih lebih enak pake laptop asli. Tablet tetaplah tablet, meski udah di-upgrade.

Menjajal Keyboard Pack Moto Pad 60 Pro: Bikin Tablet Serasa Laptop
Lihat deh gambar di atas, keyboard pack-nya bikin Moto Pad 60 Pro kelihatan premium. Desainnya slim, berbahan kulit sintetis yang tahan gores, dan ada slot khusus buat stylus. Warna Pantone Peach Fuzz-nya lagi tren banget tahun ini. Tapi, ada catatan nih: keyboard ini dijual terpisah, harganya sekitar Rp 1 jutaan. Kalau beli bundle, lebih murah. Dari review di Amazon, ada yang bilang build quality-nya oke, tapi ada juga yang komplain frame-nya agak lemah. Kami sih nggak nemu masalah selama tes, tapi mungkin tergantung pemakaian.
Bicara performa, Moto Pad 60 Pro punya empat speaker Dolby Atmos yang suaranya jernih. Cocok buat nonton Netflix atau Zoom call. Kameranya standar: belakang 13MP, depan 8MP – cukup lah buat scan dokumen atau video call. OS-nya Android 14 dengan update ke 15 dijanjikan, plus fitur seperti satellite positioning buat navigasi akurat tanpa internet. Ini berguna banget buat traveler atau driver ojek online. Dibanding kompetitor seperti Xiaomi Pad 6 atau Lenovo Idea Tab Pro (yang katanya mirip banget, bahkan ada rumor rebrand), Moto Pad ini unggul di stylus gratis dan keyboard opsional yang seamless.
Pro-nya apa aja? Pertama, value for money tinggi. Kamu dapet tablet kuat dengan aksesoris yang bikin versatile. Kedua, desain ringan (cuma 645 gram tanpa keyboard), mudah dibawa kemana-mana. Ketiga, baterai awet dan fast charging 20W. Cons-nya? Layar bisa lebih terang buat outdoor, dan nggak ada slot SIM card buat cellular – cuma WiFi. Juga, software update Motorola kadang lambat dibanding Samsung. Kalau kamu suka custom ROM, ini bisa jadi tantangan.
Moto Pad 60 Pro Review: Brings a lot to the table without burning …
Dari pengalaman kami, keyboard pack ini bener-bener game changer. Bayangin, lagi di kafe, buka tablet, pasang keyboard, langsung kerja kayak pro. Nggak perlu bawa laptop berat. Buat mahasiswa atau pekerja remote, ini solusi hemat. Tapi, kalau budget terbatas, cek dulu promo di e-commerce. Di India, dia laris manis, dan di Indonesia seharusnya segera masuk resmi.
Kesimpulannya, Moto Pad 60 Pro dengan keyboard pack-nya adalah pilihan cerdas buat yang pengen gadget hybrid tanpa ribet. Bikin tablet serasa laptop? Iya banget! Skor kami: 8.5/10. Kalau kamu lagi cari tablet baru, ini worth dipertimbangkan. Share pengalamanmu di komentar ya, sobat WEBHOSTDIY.COM. Siapa tahu kita bisa diskusi bareng. Stay tuned buat review gadget lain!



