Jakarta, Webhostdiy.com – Jagad gaming kembali dihebohkan oleh kabar terbaru seputar game horor yang sangat dinantikan, Silent Hill f. Pasalnya, game ini nyatanya terjebak dalam perdebatan panas di kalangan gamer yang mempertanyakan apakah game ini masuk ke dalam kategori soulslike atau tidak. Lantas, bagaimana tanggapan sang penerbit? Konami akhirnya angkat bicara untuk memberikan kejelasan.
Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama IGN di ajang Gamescom 2025, tepatnya pada Rabu (27/8), Produser Silent Hill, Motoi Okamoto, dengan tegas meluruskan kesalahpahaman yang beredar luas tersebut. Ia pun bersikeras bahwa game terbaru mereka ini sama sekali bukanlah game bergenre soulslike, meskipun memiliki beberapa mekanisme pertarungan yang terlihat mirip.

“Ini salah satu hal yang sering kita lihat – istilah soulslike – beredar sangat bebas di internet. Dan menurut sudut pandang saya, label itu sebenarnya agak kurang tepat bagi Silent Hill f. Para pemain modern cenderung akan melihat adanya fitur seperti pengukur stamina, adanya tombol dodge, dan kemudian mereka langsung menyimpulkan, ‘Oke, ini pasti soulslike’,” ujarnya dengan jelas.

Okamoto kemudian mengungkapkan bahwa Silent Hill f sebenarnya mengambil beberapa elemen gameplay tersebut langsung dari seri-seri pendahulunya yang sudah rilis lebih dulu. Dirinya pun dengan percaya diri memberikan contoh konkret yang diambil dari Silent Hill 4 dan juga Silent Hill 3.
kunjungi juga laman berita terkini di Exposenews.id
“Coba lihat kembali Silent Hill 4, di sana sudah ada pengukur daya khusus untuk seranganmu, yang konsepnya sangat mirip dengan pengukur Fokus yang kami terapkan di Silent Hill f. Bahkan, dalam Silent Hill 3 pun kamu bisa menemukan pengukur stamina. Jadi, elemen-elemen ini bukanlah hal baru dan kamu akan melihatnya nanti dalam game kami,” tambahnya dengan penuh keyakinan.

Tak berhenti di situ, Okamoto melanjutkan penjelasannya dengan menyatakan bahwa mekanisme bertarung yang diusung oleh Silent Hill f sebenarnya tidak eksklusif hanya dimiliki oleh genre soulslike. Menurutnya, gaya permainan seperti ini sudah lama hadir dan menjadi bagian penting dalam sejarah perkembangan game-game horor.
“Hal-hal semacam ini sebenarnya sudah menjadi bagian integral dari game-game horor aksi sejak lama sekali. Namun, kini seolah-olah jika sebuah game memiliki elemen-elemen tersebut, maka langsung saja disebut sebagai soulslike. Untuk itu, kami ingin menegaskan kembali bahwa Silent Hill f memang adalah game horor aksi, tetapi kami bukanlah soulslike,” pungkasnya secara tegas.
Direncanakan, Silent Hill f akan segera diluncurkan sebagai bagian dari strategi besar kebangkitan empat seri game andalan Konami. Game yang dikembangkan oleh Neobards Entertainment ini, yang sebelumnya dikenal sebagai studio pendukung untuk game Resident Evil milik Capcom, menjanjikan pengalaman horor yang sama sekali berbeda.
Rencananya, Silent Hill f akan dirilis secara global pada tanggal 25 September 2025 mendatang. Konami akan menghadirkannya di berbagai macam platform gaming utama, mulai dari PS5, Xbox Series X/S, hingga PC yang bisa didapatkan secara digital melalui Steam atau Epic Games Store.
Untuk masalah harga, game ini dibanderol dengan nilai yang serupa di platform PS5 dan PC, yakni sekitar Rp 1.040.000. Sementara itu, versi Xbox Series X/S dibanderol dengan harga yang sedikit lebih murah, yakni senilai Rp 920.000.