AI.com Dijual Rp 1,1 Triliun, Pecah Rekor Domain Termahal Seharga!

Diposting pada

webhostdiy.com –Bayangin aja, cuma dua huruf plus “.com” bisa bikin orang keluar duit ratusan miliar. Nah, itu yang baru saja terjadi dengan AI.com. Domain super pendek dan langsung ke inti ini resmi jadi domain internet termahal di dunia setelah dijual seharga 70 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,1 triliun (kurs saat ini). Gila nggak tuh?

Transaksi ini diumumkan baru-baru ini dan langsung bikin heboh di dunia tech dan domain. Menurut laporan dari Financial Times dan broker domain Larry Fischer dari GetYourDomain, deal ini terjadi pada April 2025 lalu. Pembelinya adalah Kris Marszalek, CEO dan co-founder Crypto.com, platform exchange kripto yang lagi naik daun. Pembayaran? Full pakai cryptocurrency, tentu saja—sesuai gaya Crypto.com.

Sebelumnya, domain ini dimiliki oleh Arsyan Ismail, seorang pengusaha asal Malaysia yang sempat viral karena pernah beli laptop gaming langka Acer Predator 21X seharga puluhan juta rupiah. Dia jual AI.com dengan harga yang diklaim mencapai rekor tertinggi untuk penjualan domain yang diumumkan secara publik. Sebelum deal ini, rekor dipegang CarInsurance.com yang laku 49,7 juta dolar AS pada 2010, atau Voice.com seharga 30 juta dolar AS di 2019. AI.com langsung ngalahin dua-duanya, bahkan hampir dua kali lipat dari rekor sebelumnya!

cek dulu laman berita seru di indonesiaartnews.or.id

Kenapa harganya bisa segila itu? Jawabannya sederhana: AI atau Artificial Intelligence lagi jadi kata paling hot di dunia tech saat ini. Hampir semua perusahaan besar berebut nama yang berbau AI. Domain dua huruf seperti ini super langka—cuma ada 676 kombinasi dua huruf untuk .com, dan hampir semuanya sudah dikuasai pemilik yang ogah jual. Ditambah kata “AI” yang langsung nyambung ke tren besar seperti ChatGPT, Grok, Gemini, dan segala macam AI agent, ya wajar kalau valuasinya meledak.

Kris Marszalek nggak cuma beli buat disimpen doang. Dia langsung umumkan rencana besar: meluncurkan platform AI.com sebagai layanan autonomous AI agent buat konsumen. Bayangin, AI yang bisa handle tugas sehari-hari kamu secara mandiri—dari atur jadwal, belanja online, sampai urus keuangan. Peluncurannya direncanakan bertepatan dengan Super Bowl LX (Super Bowl 2026), event olahraga paling ditonton di Amerika. Iklan di sana bisa makan biaya jutaan dolar per 30 detik, jadi total investasi Kris untuk domain plus promosi ini bisa tembus lebih dari 80 juta dolar AS!

Banyak yang bilang ini tanda bubble AI lagi menggelembung. “Cuma domain doang kok segitu?” kata sebagian orang di media sosial. Tapi di sisi lain, ini nunjukin betapa seriusnya investor melihat masa depan AI. Domain premium seperti ini bukan lagi sekadar alamat website, tapi brand equity yang bisa jadi pintu masuk ke jutaan pengguna. Contohnya, OpenAI sendiri pernah beli Chat.com dengan harga belasan juta dolar untuk dukung produk mereka.

Di Indonesia sendiri, berita ini langsung ramai dibahas. Di Kompas Tekno, disebut transaksi ini capai Rp 1 triliun lebih, dan banyak netizen kaget campur iri. “Bayar segitu buat domain? Mending bikin startup AI aja,” canda salah satu commenter. Tapi realitanya, di era digital sekarang, nama domain yang bagus bisa jadi aset paling berharga—lebih mahal dari tanah di lokasi premium sekalipun.

Apa artinya buat masa depan? Kemungkinan besar, domain-domain pendek berbau AI bakal makin langka dan mahal. .AI extension (bukan .com) juga lagi naik daun, tapi tetap nggak bisa ngalahin prestige .com klasik. Kris Marszalek mungkin lagi bertaruh besar: kalau AI.com sukses jadi “rumah” AI agent massal, investasi 70 juta dolar ini bisa balik berkali-kali lipat lewat user base, subscription, atau bahkan akuisisi di masa depan.

Intinya, AI.com sekarang bukan cuma nama domain. Ini simbol betapa gila-gilaannya dunia tech lagi mengejar AI. Dari Malaysia ke Crypto.com, dari 70 juta dolar ke Super Bowl—cerita ini bikin kita sadar: di internet, nama yang tepat bisa bernilai lebih mahal dari emas. Siapa tahu, besok ada yang beli domain lain dengan harga lebih gila lagi?

Buat kamu yang punya domain keren, mungkin saatnya cek valuasi. Siapa tahu, domainmu berikutnya yang pecah rekor!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *