Resmi Meluncur, DJI Dock 4 Hadirkan Teknologi Rotasi Baterai Otomatis 45 Detik

Diposting pada

Webhostdiy.com – Sebagai gebrakan terbaru, produsen raksasa drone global DJI secara resmi meluncurkan stasiun pendaratan otomatis generasi teranyar bernama DJI Dock 4 pada Rabu (14/10/2026).

Tak pelak, langkah inovatif ini menghadirkan sistem pendaratan otomatis pertama buatan DJI yang memungkinkan proses penggantian baterai drone secara mekanis dan otomatis dalam durasi waktu yang sangat singkat.

Sebaliknya, apabila kita menengok teknologi generasi terdahulu, stasiun dock DJI versi lama sejatinya hanya dapat mengisi daya listrik secara konvensional ketika unit drone sedang berdiam pasif di dalam kompartemen dock.

Mekanisme Tukar Baterai Kilat 45 Detik yang Bikin Tercengang

Bahkan, berdasarkan penjelasan teknis dari pihak DJI, Dock 4 menawarkan efisiensi proses pelepasan dan pemasangan baterai baru hanya dalam waktu 25 detik saja setelah penutup dock tertutup rapat. Oleh karena itu, jika kita menghitung total waktu operasional sejak drone mendarat di landasan hingga selesai siap terbang kembali, durasinya hanya mencapai sekitar 45 detik.

Secara arsitektur internal, Dock 4 dibekali empat kompartemen baterai pintar oleh pabrikan. Namun demikian, stasiun pendaratan ini cuma menampung tiga unit baterai cadangan, pasalnya satu slot kosong memang sengaja dikosongkan produsen demi melancarkan mekanisme rotasi penggantian baterai.

Selain itu, stasiun dock canggih ini juga mampu mengisi daya dua baterai secara bersamaan sekaligus, di mana proses pengisian daya dari posisi 15 persen sampai menyentuh 95 persen hanya memerlukan waktu singkat selama 27 menit.

Daya Cadangan Mandiri dan Ketahanan Cuaca Ekstrem

Secara teknis, setiap baterai mengusung kapasitas daya raksasa sebesar 260 Wh. Lebih lanjut, baterai-baterai tersebut juga berfungsi sebagai sumber daya cadangan mandiri bagi stasiun dock, sehingga jika pasokan listrik utama terputus mendadak, satu baterai sanggup menopang seluruh operasional dock selama sekitar 4,5 jam.

Selanjutnya, Dock 4 masih dapat mengganti baterai drone meskipun sedang menggunakan sumber daya cadangan darurat tersebut, selama setidaknya dua baterai terpasang aktif di dalam kompartemen. Meskipun demikian, perangkat ini tidak bisa mengisi daya baterai drone sampai pasokan listrik utama dari jaringan pusat kembali tersedia.

Mengenai spesifikasi fisik, Dock 4 memiliki bobot total mencapai 66 kilogram tanpa memperhitungkan baterai. Selanjutnya, perangkat tangguh ini dirancang para insinyur agar tetap dapat beroperasi secara optimal pada suhu ekstrem, mulai dari minus 40 derajat Celsius hingga 50 derajat Celsius.

Sementara itu, Dock 4 menggunakan pola pemasangan berukuran 400 x 400 mm yang persis sama seperti pendahulunya, Dock 3. Namun, stasiun pendaratan teranyar ini hanya kompatibel khusus dengan drone Matrice 5TD, sehingga armada lama Matrice 4TD tidak dapat langsung menggunakan pangkalan dock terbaru ini.

Di samping itu, pengoperasian Dock 4 juga membutuhkan dukungan stasiun pengendali DJI O4 Ground Station guna menangani koneksi transmisi video, stasiun basis RTK presisi tinggi, serta koneksi jaringan komunikasi.

Bocoran Horor DJI Matrice 5TD: Drone Monster Pemindai Malam yang Bikin Pesaing Ketakutan!

Pada kesempatan yang sama, DJI turut memperkenalkan armada drone kelas berat teranyar yang bernama Matrice 5TD. Lebih lanjut, perangkat canggih ini dirancang khusus menjadi drone utama yang digunakan secara berpasangan bersama Dock 4.

Secara spesifikasi, drone berteknologi tinggi ini memiliki bobot bersih 2,6 kilogram dengan batas bobot lepas landas maksimum menyentuh 3,05 kilogram, yakni kalkulasi berat total drone beserta baterai dan muatan ketika akan terbang ke udara.

Kamera Termal Raksasa dan Kecerdasan AI Serba Bisa

Menariknya, salah satu peningkatan utama pada perangkat ini terletak pada penyematan kamera termal mutakhir yang mengusung resolusi super tajam sebesar 1.280 x 1.024 piksel.

Bahkan, resolusi visual tersebut terbukti empat kali lebih besar jika kita membandingkannya dengan kamera termal Matrice 4TD terdahulu yang hanya beresolusi 640 x 512 piksel.

Selain itu, modul kamera termalnya juga menyediakan opsi perekaman mode resolusi tinggi hingga mencapai 2.560 x 2.048 piksel secara sangat jernih.

Di samping membawa kamera termal canggih, Matrice 5TD juga membawa tiga unit kamera visual beresolusi tinggi 50 MP, yang terdiri atas kamera sudut lebar (wide), telefoto 70 mm, serta telefoto 252 mm.

Alhasil, kombinasi lensa ini mendukung perbesaran gambar gabungan (hybrid zoom) hingga 176x serta dilengkapi pengukur jarak laser (laser rangefinder) dengan jangkauan bidik hingga 3.000 meter.

Hebatnya lagi, kameranya dapat merekam tayangan video malam berwarna dalam resolusi 4K tanpa memerlukan bantuan lampu sorot tambahan. Sementara itu, dukungan teknologi kecerdasan buatan (AI) memungkinkan perangkat mengenali 17 jenis objek di lapangan, termasuk mobil, kapal, dan hewan.

Untuk mendukung keandalan konektivitas, Matrice 5TD memiliki dua modul 4G sebagai cadangan koneksi video. Di samping itu, drone ini juga membawa sensor LiDAR dan radar gelombang milimeter (mmWave radar) yang terintegrasi langsung pada badan perangkat.

Selanjutnya, Matrice 5TD dapat membawa aksesori operasional dengan bobot maksimal 450 gram melalui tiga titik pemasangan. Adapun pilihan aksesori yang tersedia mencakup pengeras suara (speaker), lampu sorot tinggi, dan parasut keselamatan.

Berdasarkan hasil pengujian resmi, DJI mengeklaim drone ini dapat terbang mengudara hingga 59 menit menggunakan satu baterai tanpa membawa muatan tambahan.

Mengenai kecepatan akselerasi, kemampuan melesat maksimumnya mencapai 21 meter per detik atau sekitar 75,6 km/jam untuk mengeksekusi tugas penerbangan FlyTo.

Namun demikian, pada pilihan mode penerbangan lainnya, kecepatan terbang drone sengaja dibatasi hingga 15 meter per detik atau sekitar 54 km/jam demi menjaga stabilitas pendaratan.

Kendati demikian, hingga saat ini pihak DJI memang belum mengumumkan rincian harga Dock 4 dan Matrice 5TD. Namun yang pasti, kedua produk canggih ini dijual melalui jaringan dealer resmi DJI Enterprise, sebagaimana informasi yang dihimpun dari DroneXL pada Jumat (16/10/2026).

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *