Vivo Watch 6 dan Buds Clip Hadir Bawa Ratusan Mode Olahraga hingga Fitur Penerjemah AI

Diposting pada

Webhostdiy.com – Secara mengejutkan, pasar gawai global kembali bergemuruh setelah pabrikan Vivo secara resmi merilis dua perangkat wearable terbaru mereka, yakni Vivo Watch 6 dan TWS Vivo Buds Clip, di Shanghai, China, pada Senin (21/9/2026). Inovasi terbaru ini tentu saja langsung mencuri perhatian para pencinta teknologi.

Di samping itu, perhelatan akbar ini terasa semakin istimewa karena sang vendor memperkenalkan kedua gawai pintar tersebut secara bersamaan dengan panggung megah peluncuran trio ponsel flagship legendaris, yaitu Vivo X500 series yang terdiri dari X500 “reguler”, X500 Pro, dan X500 Pro Max.

Tentu saja, Vivo Watch 6 hadir sebagai smartwatch terbaru Vivo yang mengusung panel layar AMOLED berlapisan kaca safir yang mewah, serta memboyong beragam fitur pemantau kesehatan dan mode olahraga mutakhir.

Sementara itu, kejutan tak kalah menarik datang dari Vivo Buds Clip yang membawa desain open-ear berbentuk klip yang amat stylish. Berbeda mendasar dari TWS in-ear konvensional, pengguna mengenakan earphone nirkabel ini dengan cara menjepitkannya secara nyaman pada daun telinga.

Mengenai urusan harga, Vivo menjual Vivo Watch 6 di pasar China dengan patokan mulai dari 999 yuan (sekitar Rp 2,6 juta) bergantung varian, sedangkan Vivo Buds Clip bisa Anda miliki mulai harga 699 yuan (sekitar Rp 1,8 juta).

Bagi Anda yang penasaran dengan kehebatannya, berikut ulasan spesifikasi lengkap dan rincian harga Vivo Watch 6 serta Vivo Buds Clip yang resmi meluncur di China.

Spesifikasi Vivo Watch 6

Menilik sisi desainnya, Vivo Watch 6 mengusung bodi melingkar berdiameter 45 mm dengan ketebalan 9,5 mm. Selain itu, Vivo menawarkan smartwatch ini dalam dua opsi material berkualitas, yaitu stainless steel 316L yang kokoh dan material titanium yang jauh lebih premium.

Menariknya, penggunaan material bodi tersebut memberikan perbedaan bobot yang cukup terasa; varian stainless steel memiliki bobot 44 gram tanpa tali jam, sedangkan varian titanium terasa lebih ringan dengan bobot 37,7 gram saja.

Beralih ke sektor layar, Vivo Watch 6 menyematkan panel AMOLED 1,47 inci beresolusi 466 x 466 piksel dengan refresh rate 60 Hz. Luar biasanya lagi, layar ini menawarkan tingkat kecerahan puncak mencapai 3.500 nit, di mana lapisan kaca safir yang sangat kuat turut melindungi permukaannya dari goresan.

Tidak hanya unggul pada tampilan, smartwatch canggih ini juga memboyong sejumlah fitur pemantau kesehatan pengguna yang presisi, seperti pelacak detak jantung hingga pengukur kadar oksigen dalam darah (SpO2).

Bahkan, perangkat jam tangan ini mampu memantau tanda vital pengguna saat tidur, menganalisis potensi aritmia berbasis gelombang nadi, serta mengeksekusi pemeriksaan kesehatan menyeluruh hanya dalam waktu 60 detik.

Selanjutnya, untuk aktivitas fisik, Vivo Watch 6 mendukung lebih dari 100 mode olahraga. Di samping itu, Vivo menyematkan sistem navigasi GNSS dual-frequency guna mendongkrak akurasi pelacakan lokasi saat beraktivitas di luar ruangan.

Dari sisi sistem operasi, perangkat ini menjalankan BlueOS 4.0. Tak hanya itu, Vivo Watch 6 mendukung konektivitas Bluetooth 5.4, NFC, serta memuat mikrofon dan speaker terpadu untuk kebutuhan panggilan suara.

Soal daya tahan baterai, Vivo Watch 6 ditopang oleh baterai berkapasitas 505 mAh. Berkat efisiensinya, Vivo mengeklaim baterai smartwatch ini sanggup bertahan menyala hingga 21 hari lamanya untuk skenario penggunaan ringan.

Di samping itu, Vivo menyediakan Vivo Watch 6 dalam versi Bluetooth dan eSIM. Khusus varian stainless steel, pengguna dapat memilih dua opsi warna yang sangat elegan, yaitu Moonlight dan Wilderness.

Berdasarkan rilis resminya, Vivo Watch 6 dijadwalkan mulai dijual di pasar China pada 28 September 2026 dengan perincian harga menarik sebagai berikut:

  • Versi Bluetooth: 999 yuan (sekitar Rp 2,6 juta)
  • Versi eSIM: 1.399 yuan (sekitar Rp 3,7 juta)
  • Versi Titanium eSIM: 1.999 yuan (sekitar Rp 5,3 juta)

Spesifikasi Vivo Buds Clip

Beralih ke gawai audio, Vivo Buds Clip hadir menggebrak pasar dengan konsep desain open-ear berbentuk klip yang unik. Menariknya, masing-masing earbud memiliki bobot yang sangat ringan, yaitu cuma 5,2 gram.

Mengenai spesifikasi audio, TWS ini mengandalkan driver dual-magnetic dynamic berukuran 12 mm. Tak kalah hebat, Buds Clip mendukung deretan codec audio kelas atas seperti LDAC, AAC, SBC, dan LC3.

Untuk kejernihan panggilan, Vivo menyematkan dua mikrofon serta mikrofon VPU berbasis teknologi bone conduction. Selanjutnya, komponen canggih ini dipadukan secara langsung dengan fitur peredam bising AI call noise reduction.

Tak berhenti di situ, TWS ini membawa fitur AI canggih seperti penerjemahan percakapan real-time, AI smart broadcasting, fitur pelacak lokasi earbud, hingga sensor deteksi pemakaian otomatis.

Terkait daya, Vivo mengeklaim baterai Buds Clip sanggup bertahan hingga 10 jam pemakaian sekali pengisian daya pada tingkat volume pemakaian 50 persen.

Bahkan, bila pengguna menggabungkannya dengan wadah pengisi daya (charging case), durasi total pemakaian TWS ini mampu menembus 42 jam, di mana proses pengisian dayanya dilakukan melalui port USB Type-C.

Selain itu, Vivo Buds Clip telah mengantongi sertifikasi IP55 untuk ketahanan debu dan air. Vivo menawarkan pilihan warna yang memikat mencakup Floating Purple, Moonlight White, dan Starry Night Black.

Di pasar China, Vivo menjual Vivo Buds Clip versi standar seharga 699 yuan (sekitar Rp 1,8 juta), sedangkan versi wireless charging dibanderol 799 yuan (sekitar Rp 2,1 juta). Vivo resmi memasarkan perangkat ini mulai 21 September 2026.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *